Pemkab Tangerang Siapkan Sarana Prasarana dan Sistem KBM Tatap Muka

  • Whatsapp
Ilustrasi KBM tatap muka.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Rencana pemerintah Pusat menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka pada awal tahun 2021 mendatang direspon cepat oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Melalui Dinas Pendidikan Pemda Tangerang sudah menyiapkan blue print atau cetak biru yang menjadi pedoman metode pembelajaran baru yang disesuaikan dengan protokol kesehatan Covid-19, Rabu (26/11/2020). 

Kepala Dinas Kabupaten Tangerang,  Syaifullah menuturkan, pihaknya sudah menyiapkan sarana prasarana serta sistem pembelajaran yang akan diterapkan pada KBM tatap muka. Bahkan, lanjut dia, blue print pola pembelajaran yang disesuaikan dengan protokol kesehatan itu sudah dibagikan kepada seluruh tenaga pendidik di Kabupaten Tangerang. 

Bacaan Lainnya

“Aturan serta pola yang akan diterapkan sudah dipersiapkan sejak memasuki tahun ajaran baru 2020 sesuai dengan atensi dari pak Bupati agar mempersiapkan segala sesuatunya,” ujarnya 

Meski begitu, ia tidak menjelaskan secara detail bagaimana persiapan dan pola pembelajaran secara tatap muka tersebut. Syaifullah juga menegaskan jika perizinan KBM tatap muka sepenuhnya berada di Gugus Tugas Covid-19 bukan di Dinas Pendidikan. 

“Apabila sudah diizinkan maka secara otomatis KBM akan berjalan tanpa perlu persiapan,” imbuhnya.

BACA JUGA: Disdik Kabupaten Tangerang Janji Rehab SDN Malang Nengah 2 Yang Ambruk

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tangerang Eny Suhaeni mengaku menyambut baik rencana digelarnya KBM secara tatap tersebut. Bahkan, menurutnya, pelaksanaan KBM tatap muka tidak harus mendapat izin dari orang tua siswa, karena urusan pendidikan sudah menjadi otoritas negara. 

“Jika negara sudah menyatakan Covid-19 berada pada posisi “green zone” atau sudah aman. Orang tua tidak bisa mencegah anaknya untuk sekolah secara offline atau tatap muka,” tegasnya 

Kendati demikian, ia mengimbau kepada orang tua siswa agar menjaga imun putra-putrinya supaya tidak sakit atau terpapar Covid-19. Ia juga berharap jika tahun depan wabah Korona sudah bisa dikendalikan dengan adanya penemuan vaksin.

“Kita tunggu saja instruksi pemerintah terkait dengan sistem pembelajaran di 2021. Percayakan pada pemerintah bahwa anak kita aman untuk  memulai pembelajaran tatap muka,” pungkasnya (Ricky/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.