Pemkab Tangerang Evaluasi Penegakan Perbub 47 Yang Belum Maksimal

  • Whatsapp
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar dalam upacara memperingati hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM– Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang akan terus mengevaluasi semua hal yang menjadi kekurangan dalam penegakan Peraturan Bupati No. 47 Tahun 2018, tentang pembatasan jam operasi kendaraan truk dan angkutan barang. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Tangerang usai kegiatan upacara hari Kesadaran Nasional yang dirangkai dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional, di Lapangan Maulana Yudhanegara Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa, (17/9/2019).

Saat diwawancara ia menuturkan, Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) salah satunya adalah menegakan perbup 47 tahun 2018, meskipun dalam penegakannya masih terdapat kekurangan tapi hal tersebut sudah dilaksanakan dengan baik dan semua hal yang menjadi kekurangan akan terus dievaluasi oleh pemerintah daerah.

Bacaan Lainnya

“Tentu saja ketidaksempurnaan ini yang nantinya akan setiap tahunnya kita evaluasi dan kita tingkatkan kedepannya,” ucapnya kepada Wartawan.

Meski demikian, ia sangat mengapresiasi kinerja para Insan perhubungan di Kabupaten Tangerang yang telah memberikan kontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban transportasi bagi masyarakat.

“Pemerintah daerah tentu saja berterima kasih kepada seluruh insan perhubungan dengan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban transportasi bagi masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA:

Kabupaten Tangerang Dinilai Berhasil Entaskan Buta Huruf

Bapenda Kabupaten Tangerang Pasang Alat Penyadap Teller

Banyak Sekolah Tak Becus Susun SPJ, BOS Kabupaten Tangerang Bakal Dievaluasi

Terkait peringatan Hari Perhubungan Nasional ia mengatakan, sesuai dengan sambutan dan arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumardi, peringatan Harhubnas Tahun 2019 bisa dijadikan momentum yang baik untuk dapat merefleksikan kembali bagaimana kontribusi para insan transportasi dalam membangun transportasi yang lebih baik terutama di daerah.

“Bukan hanya melihat apa yang sudah kita bangun, namun juga apa saja yang sebetulnya dibutuhkan oleh bangsa Indonesia, sehingga kita menjadi lebih bermanfaat bagi masyarakat tak terkecuali tentang moda transportasi,” tandasnya (Ricky/Aan) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.