Pemkab Tangerang Dukung Renovasi Rumah Tak Layak Huni di Desa Ketapang Mauk

oleh -
rumah tak layak huni, pemkab tangerang, bupati tangerang, kotaku, renovasi rumah,
Salah satu rumah warga miskin yang mendapat program Kotaku di Desa Ketapang Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Demi wujudkan hunian yang layak bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang ikut mendukung Renovasi Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Program ini merupakan kolaborasi PT Sarana Multigriya Financial (SMF) dengan Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP), Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Perumahan Rakyat dan juga Pemkab Tangerang, dengan menargetkan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni untuk skala kawasan Mauk.

Setelah melalui beberapa tahap pembangunan, hasil pembangunan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) akan diresmikan, Jumat (19/3/21). Acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Tangerang A Zaki Iskandar serta Perangkat Daerah (PD) terkait lainnya.

Nantinya, acara tersebut akan diresmikan dengan adanya serah terima hasil sertifikasi kelayakan rumah pemerintah daerah oleh Bupati Tangerang A Zaki Iskandar kepada PT Sarana Multigriya Financial (SMF).

BACA JUGA: Jalan Desa Tanjung Burung Longsor, Pemkab Tangerang Bangun Jalur Alternatif

Sebelumnya, peninjauan serta sosialisasi program RTLH sudah dilakukan. Sebanyak 17 unit rumah penerima manfaat yang memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan pendanaan untuk kegiatan RTLH pada tahun 2020 dan akan diresmikan.

Camat Mauk Arif Rachman Hakim mendukung penuh pelaksanaan program RTLH yang menggunakan konsep program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).

Hal ini juga sejalan dengan Pemkab  Tangerang yang juga memiliki komitmen serta dukungan dalam penanganan permasalahan pemukiman kumuh terkait dengan Perda Kumuh No 08 Tahun 2016 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh.

“Harapannya program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terpilih untuk melaksanakan program tersebut serta hasil pembangunan RTLH dapat dirawat dengan baik,” katanya.(IKP/DIFA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.