Pemkab Tangerang Diminta Tindak Tegas Pejabat Yang Diduga Pesta Miras Saat Social Distancing

  • Whatsapp
Pemerintah Kabupaten Tangerang
Gedung Pemkab Tangerang- istimewa.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kabupaten Tangerang diminta bertindak tegas tehadap bawahannya atau Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak disiplin atas imbauan yang telah diedarkan kepada masyarakat, terkait sosial distancing dalam mencegah wabah virus corona (Covid-19),

” Seharusnya Pemkab memberi contoh yang baik pula kepada masyarakat, dengan cara memberikan sanksi tegas terhadap ASN yang tidak patuh atas imbauan atau edaran yang dibuatnya,” kata Anggota PA GMNI Kabupaten Tangerang, Sandi Kelana Akbar menyikapi adanya oknum pejabat dari Sekretariat Dewan (Setwan) yang diduga pesta minuman keras di Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, saat pemerintah memberlakuan social distancing.

Bacaan Lainnya

Jangan sampai, tambahnya, ada kesan Pemkab Tangerang menutup-nutupi kesalahan tersebut. Karena bila itu yang terjadi, dikuatirkan imbauan yang dikeluarkan oleh Pemerintah kepada masyarakat diabaikan.

” Kalau ini yang terjadi, bumerang buat pemerintah Kabupaten Tangerang. Dan itu sudah mulai terlihat di beberapa wilayah dengan adanya warga yang menggelar berbagai kegiatan,” kata dia.

BACA JUGA:

Saat Social Distancing, Oknum Setwan DPRD Kabupaten Tangerang Diduga Pesta Miras di Hiburan Malam

Sekda Kabupaten Tangerang Akan Panggil Oknum Setwan Yang Diduga Pesta Miras Saat Social Distancing

Lebih jauh Sandi menambahkan, sebagai seorang pejabat publik, seharusnya oknum Setwan berinisial AH menjadi tauladan bagi masyarakat. Terlebih disaat pemerintah dan masyarakatnya sedang genting menghadapi wabah Covid-19. Bukan justru kumpul-kumpul dan senang-senang pesta Miras.

” Kami minta Pemkab Tangerang bertindak tegas, dan memberi sanksi yang berat kepada bawahannya yang melanggar etika sebagai salah seorang ASN,” kata dia.

Sementara itu, sejak kasus tersebut mencuat, para pejabat di Pemkab Tangerang tutup mulut, walupun Redaksi24.com sudah berusaha beberapa kali mengkonfirmasinya lewati whatsApp maupun telpon. (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.