Pemkab Tangerang Akan Jadikan Graha Anabati di Kelapa Dua Karantina Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar saat menujukkan lokasi karantina di Graha Anabatik.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM — Pemkab Tangerang berencana mendirikan tempat karantina bagi pasien ODP dan PDP yang terindikasi Covid-19. Namun lokasi karantina yang berlokasi di Graha Anabatik kawasan perumahan Dasana Indah, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten itu mendapat penolakan dari warga sekitar.

Masyarakat khawatir dengan adanya tempat karantina Covid-19 di dekat pemukiman ini justru akan menularkan wabah virus mematikan tersebut kepada para warga terdekat.

Bacaan Lainnya

Menanggapi hal itu, salah satu tokoh perempuan di Kabupaten Tangerang Eny Suhaeni meminta warga perumahan Dasana Indah tak perlu khawatir atas didirikannya lokasi karantina di Graha Anabatik tersebut. Eny, yang sudah meninjau lokasi karantina bersama Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pada Senin (30/3/2020) kemarin, bisa memastikan jika lokasi karantina aman dan steril dari penyebaran pandemi Covid-19.

Eny menjelaskan, lokasi Karantina itu terdiri dari 90 ruang pasien , dan fasilitas ruang tenaga medis dengan standar rumah sakit. Kata dia, tempat karantina yang didirikan di luar rumah sakit ini di dasarkan pada Daya tampung rumah sakit rujukan di kabupaten Tangerang yang sudah tidak memadai karena semakin hari jumlah pasien semakin bertambah.

“Pasien yang sudah sembuh ODP, PDP belum di izinkan pulang ke rumahnya namun RS tdak memiliki ruangan untuk menampung mereka,” kata mantan anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini kepada Redaksi24.com, Selasa (1/4/2020).

Dari pantauan Eny di lokasi juga terlihat jika semua fasilitas ruang karantina dan area sekitar sudah dijamin aman dari penularan Covid-19. Tak hanya itu, ruang-ruang isolasi juga dilengkapi dengan standar hotel dan nyaman bagi pasien, dengan pengawasan aktivitas pasien yang ketat.

Selain itu juga, limbah dan segala macamnya dari area karantina langsung di kemas dan dibawa ke mobil box yang sudah steril dan di kelola sesuai dengan standar sanitasi rumah sakit. “Area lokasi karantina mulai dari gerbang masuk perumahan sudah disterilkan,” kata dia

Oleh karenanya, anggota Dewan Pendidikan Provinsi Banten ini juga mengajak warga Perumahan Dasana Indah dan sekitarnya untuk tidak khawatir, karena menurutnya semua sudah dalam kondisi steril dengan standar sanitasi rumah sakit.

“Masyarakt secara umum tdak perlu paranoid karena masalah Covid-19 ini sudah bukan lagi bicara kepentingan kelompok atau lain, namun sudah bicara titik nadir kemanusiaan,” terangnya.

BACA JUGA:

Jumlah Pasien Meninggal Akibat Covid-19 di Kabupaten Tangerang Capai 6 Orang

Sebaran Virus Corona Meluas, Dinkes Kabupaten Tangerang Buat Surat Edaran

Ia juga menyarankan jika perlu pemerintah bisa mencari lagi tempat untuk karantina pasien ODP dan PDP Covid-19 tersebut agar tidak ada lagi penempatan pasien di barak-barak halaman rumah sakit.

Eny yang juga warga yang berdekatan dengan lokasi karantina sekaligus mewakili berbagai komunitas, baik akademisi pendidikan, maupun organisasi ini, juga mengajak semua elemen, untuk bahu membahu dan menyadari bahwa Covid-19 hanya bisa di cegah dengan cara memproteksi diri sendiri.

“Menjaga jarak, mengurangi keluar rumah, membatasi kerumunan dan melindungi penularan dengan tetap memakai masker karena penularan Covid 19 melalui airborne atau cairan yg menempel ingus, ludah lewat sentuhan. Demikian untuk bisa disoaialisasika bersama,” tandasnya (Ricky/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.