Pemkab Serang Gelar Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden

  • Whatsapp
doa bersama
Bupati Serang, Banten mengajak masyarakat untuk kembali bersatu pasca Pilpres April 2019 lalu.

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Bupati Serang, Banten, Ratu Tatu Chasanah meminta kepada masyarakat agar memperkuat silaturahmi pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) April lalu. Ajakan itu disampaikan Tatu disela doa dan dzikir bersama menjelang pelantikan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019) nanti.

Ratu Tatu Chasanah mengatakan, kegiatan doa dan dzikir bersama merupakan arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang ditunjukan kepada seluruh  pemerintah daerah dari tingkat desa hingga provinsi.

Bacaan Lainnya

“Kami ingin masyarakat bisa menjaga keamanan, agar semuanya kondusif tidak ada lagi masyarakat yang ingin memecah belah Negara dan daerah sendiri,” katanya di lokasi doa dan dzikir bersama di Lapangan Tenis Indoor Pemkab Serang, Jumat (18/10/2019).

BACA JUGA:

. Forum Peduli SMPN 1 Mancak Minta Pemkab Serang Tempuh Jalur Hukum

. Pemkab Serang Klaim Sukses Salurkan Dana Bagi 882 Rumah Tak Layak Huni

. Puspemkab Serang Masih Numpang di Pemkot Serang

Saat pelantikan, imbuh Tatu, seluruh masyarakat bisa bekerjasama dengan pihak keamanan untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan Negara. “Sebetulnya, do’a dan dzikir bersama sudah menjadi rutinitas setiap bulan di Pemkab Serang. Selain itu, kami juga  berdo’a untuk pembangunan di kabupaten Serang maupun di Provinsi Banten bisa berjalan lancar,” imbuhnya.

Tatu melanjutkan, perbedaan pilihan saat Pilpres merupakan hal yang wajar sehingga jangan sampai kembali ramai pasca Pilpres. “Jadi kita harus kembali bersatu agar Negara ini kembali rukun dan masyarakat tidak lagi  saling menyerang,” sambungnya.

Senada dengan Tatu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Serang, Febriyanto mengungkapkan, persatuan antar masyarakat sudah seharusnya dijaga dengan baik.  “Jangan sampai kita mudah diadudomba dengan adanya hoax yang bisa memecah belah  persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Febri.

Febri menyebut, Bupati Serang sudah mengintruksikan seluruh pejabat dan staf untuk doa dan dzikir bersama dari tingkat kabupaten hingga desa. “Jadi kegiatan ini serentak se-Indonesia,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.