Pemkab Serang Akan Gencarkan Budaya Literasi Hingga Tingkat RT

  • Whatsapp
literasi
Bupati Serang, Banten, mengunjungi salah satu stand literasi di SMPN 1 Waringinkurung, Kecamatan Keramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (9/1/2020).

KABUPATEN SERANG, REDAKSI24.COM – Pemerintah Kabupaten Serang, Banten menggencarkan budaya lierasi masyarakat. Perkembangan literasi di Kabupaten Serang selama ini dinilai belum mencapai target yang diharapakan.

Dalam mengembangkan budaya literasi, Pemkab Serang akan membiasakan masyarakat, mulai anak-anak, guru, sampai lanjut usia untuk membaca. Meski demikian, literasi dalam arti luas bukan hanya membaca, tapi termasuk skill kesenian dan kreasi lainnya.

Bacaan Lainnya

“Melihat dari presentase terlihat terus meningkat, hanya belum sesuai target. Saya menyampaikan masyarakat harus terbiasa membaca,” kata Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat mengunjungi SMPN 1 Waringinkurung, Kecamatan Keramatwatu, Kabupaten Serang, Kamis (9/1/2020).

BACA JUGA:

. Anggaran OPD Pemkab Serang 2020 Lebih dari Rp3 Triliun

. Mulai 2020, Pemkab Serang Bangun Puspemkab

Disparpora Kota Serang Sesalkan Perilaku Pedagang di Tempat Wisata

Menurut Tatu, pihaknya akan mengembangkan literasi masyarakat sampai tingkat RW RT.  Mengenai dana, Tatu menyebut bisa menggunakan dana desa. Intinya, kata Tatu,  bila budaya literasi telah sampai ke desa desa atau tingkat RW RT, masyarakat akan mudah mencari berbagai informasi.

“Misalnya mencari mencari ilmu pertanian, peternakan, nelayan, dan lain sebagainya, banyak buku yang bisa dipelajari,” imbuhnya.

Disinggung pengadaan buku, Tatu mengatakan, yang berkaitan dengan buku pelajaran akan diambil dari dinas pendidikan. Untuk buku-buku umum, pihaknya akan menggalang dana CSR dari perusahaan-perusahaan di Kabupaten Serang.

Selain itu, lanjut Tatu, pihaknya akan memperbanyak taman baca keliling dengan menggunakan mobil keliling. Cara itu, menurut Tatu lebih tepat sasaran mengembangkan budaya literasi masyarakat serta lebih murah dalam hal biaya, dibanding dengan membangun gedung perpustakaan.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.