Pemkab Pandeglang Janjikan BST Dampak Covid-19 Cair Juli Ini

  • Whatsapp
bantuan sosial tunai pandeglang
Ilustrasi _ Pemkab Pandeglang tengah membahas teknis penyaluran BST kepada warga terdampak covid-19.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM –  Pemkab Pandeglang rencananya akan menyalurkan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) dampak covid-19 pada bulan Juli 2020 ini. Saat ini, Pemkab Pandeglang melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan DPKAD serta Bappeda, sedang melakukan pembahasan mekanisme penyaluran anggaran BST tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang, Nuriah memastikan dana BST dari Pemkab Pandeglang bakal disalurkan pada Juli ini. Namun, kata dia, pihaknya juga menunggu dana BST dari dana desa (DD) dan Pemprov Banten selesai disalurkan.

Bacaan Lainnya

“Kalau anggarannya sudah ada di DPKAD, penyalurannya nanti nunggu BST dari DD dan Pemprov Banten selesai dulu. Setelah itu baru BST Kabupaten Pandeglang disalurkan, sebab khawatir ada tumpang tindih penerima bantuan,” ungkap Nuriah melalui sambungan telepon, Rabu (1/7/2020).

Dikatakannya, ada sebanyak 7.250 Keluarga Penerima Manfaat (KMP) yang tercover dana BST Kabupaten Pandeglang, dengan nominal Rp500 ribu per KPM. Adapun penyalurannya yaitu melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Namun jika nanti masih ada warga yang tidak tercover dana BST, maka akan ditanggulangi dengan bantuan sembako,” katanya.

BACA JUGA: Pemkab Pandeglang Dinilai Lamban Realisasikan Bansos Covid-19

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin mengaku, untuk anggaran BST dampak pandemi covid-19 dari Pemkab Pandeglang sudah ada. Karena Pemprov Banten sudah mentrasfer dana tersebut melalui Bantuan Keuangan (Bankeu).

“Sekarang dinas teknis sudah melakukan pembahasan, bagaimana mekanisme penyalurannya. Mudah-mudahan tidak lama lagi bisa segera tersalurkan kepada masyarakat penerima manfaat,” ujarnya.

BACA JUGA: Kades di Pandeglang Pertanyakan Dana Covid-19 Hasil Pemangkasan APBDes

Saat ditanya berapa jumlah anggaran secara keseluruhan, Sekda mengaku jika dikalkulasikan dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 7.250 KPM dikali besaran bantuan Rp 500 ribu, secara keseluruhan jumlahnya lebih dari Rp3,6 miliar.

“Dananya sudah standby di DPKAD, tinggal dislaurkan. Dinas teknis masih melakukan pembahasan sistem penyalurannya,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

1 Komentar

  1. Tolong kepada staf2 kabupaten pandeglang, kecamatan menes, desa ramaya. Yang sent adil-adil nya. Unuk menyalurkan Dana bantuan COVID 19.