Pemkab Pandeglang Dinilai Lamban Realisasikan Bansos Covid-19

  • Whatsapp
bantuan Bansos covid-19
Anggota DPRD Provinsi Banten asal Pandeglang, Yoyon Sujana.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Anggota DPRD Banten dari Fraksi Demokrat, Yoyon Sujana menilai Pemkab Pandeglang lamban dalam merealisasikan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) penanggulangan dampak covid-19. Hingga saat Bansos berupa Bantuan Sosial Tunai (BST) dari anggaran daerah Pandeglang belum terealisasi.

Menurut Yoyon Sujana, jika melihat Pemda Pandeglang, yang hingga saat ini belum merelaisasikan anggaran penangulangan covid-19 secara maksimal, ada sisi kelambanan dalam penanggulangan dampak covid-19 di Pandeglang tersebut.

Bacaan Lainnya

“Memang untuk ODP dan PDP katanya sudah diberikan bantuan. Namun untuk masyarakat lainnya yang terdampak covid-19 seperti BST, belum, hanya yang sudah terealisasi baru dari pemerintah Pusat, Provinsi dan dana desa saja,” ungkap Yoyo saat ditemui di Kecamatan Saketi, Pandeglanh, Kamis (11/6/2020).

Saat ditanya apakah pihaknya menilai Pemkab Pandeglang, tidak serius dalam melakukan penanggulangan dampak covid-19. Yoyon mengaku, bukan soal tidak serius, hanya saja lamban dalam melakukan penanggulangan dampak covid-19 tersebut.

Dikatakannya, kebetulan dirinya juga ikut membahas anggaran penanggulangan covid-19, dan Pempeov Banten sangat serius melakukan penanggulangan dampak wabah covid-19. “Jadi saya rasa Pemprov Banten sudah jelas, penanganan covid-19 itu serius dan bukan hal dianggap main-main,” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Pandeglang itu juga mengetahui, kalau sejauh ini dana BST yang sudah diterima sebagian masyarakat di Pandeglang, itu baru dari Pemerintah Pusat, Provinsi Banten dan Dana Desa (DD). Sementara anggaran dari Pemkab Pandeglang, belum terealisasi.

“Harunya kan kalau dilihat dari urutan penyaluran, pertama dari pusat, kedua dari provinsi lalu kabupaten dan terakhir DD. Tapi di Pandeglang anggaran daerahnya belum direalisasikan untuk BST covid-19, sehingga keduluan DD,” ujarnya.

Selain anggota DPRD Banten, salah seorang aktivis PMII Pandeglang, Ili juga menilai, bahwa Pemkab Pandeglang, lamban dalam merealisasikan BST dari anggaran daerah. Kata dia, pemerintah pusat, Pemprov Banten dan desa sekarang ini sudah merealisasikan anggaran Bansos tersebut.

“Seperti yang diketahui bersama, pemerintah pusat, Pemprov Banten dan desa, sudah merealisasikan BST. Sementara BST yang bersumber dari APBD Pandeglang belum juga turun,” tuturnya.

Padahal tambah Ili, masyarakat sudah menunggu akan bantuan dari APBD Pandeglang, sehingga tidak sedikit masyarakat yang protes terhadap pemerintahan desa, karena belum dapatnya BST tersebut.

“Kalau kemudian alasannya adalah belum turunnya Bankeu dari Pemprov Banten, maka saya minta coba lakukan percepatan. Supaya masyarakat segera mendapatkan Bansos pandemi covid-19,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.