Pemkab Pandeglang Alokasikan Rp1,7 Miliar untuk Cegah Covid-19

  • Whatsapp
alokasi dana covid-19
Bupati Pandeglang, Banten, Irna Narulita.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pemkab Pandeglang, Banten, menyiapkan biaya tak terduga sebesar Rp 1,7 miliar. Dana sebesar itu akan digunakan dalam upaya menangani dan mencegah penyebaran corona virus disease atau Covid-19 di daerah yang berjuluk kota badak ini.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait penggunaan anggaran tak terduga tersebut. Dikatakannya, dalam waktu dekat anggaran tersebut segara digunakan.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah harus melakukan pencegahan dengan menerbitkan siaga bencana pun bisa menggunakan dana tak terduga. Kami sudah melakukan upaya itu dan mudah-mudahan bisa segera terserap,” ungkapnya, Senin (23/3/2020).

Lanjut Irna, langkah cepat menggunakan dana tak terduga sebagai langkah antisipasi jika ada lonjakan kasus di Pandeglang. Karena ia tak ingin Pemkab Pandeglang tidak bisa berbuat apa-apa manakala ada warganya yang tertular.

“Jangan menunggu ada bencana, pemerintah melakukan sesuatu kadang dianggap terlalu cepat mengambil keputusan. Khawatir ketika tiba-tiba ada seorang yang tertular kami tidak bisa melakukan apa-apa. Maka dalam hal melakukan pencegahan ini untuk menyakinkan warga,” katanya.

Menurutnya, nantinya dana tersebut tidak hanya digunakan untuk menangani pasien, tapi juga digunakan keperluan lain, seperti penyemprotan menggunakan disinfektan di tempat umum dan langkah pencegahan lainnya.

“Pencegahan harus kami lakukan, kebutuhan masyarakat ada yang minta penyemprotan, permohonan masker, sementara harus menggunakan anggaran,” tuturnya.

BACA JUGA:

. DPRD Pandeglang Warning Suplayer Sembako BPNT

. Duh, ODP dan PDP Covid-19 di Pandeglang Kembali Bertambah

. Kualitas Sembako BPNT Tak Layak Konsumsi, Pemkab Pandeglang Diminta Turun Tangan

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pandeglang, Surya Darmawan mengakui, dana tak terduga yang  bakal digunakan untuk penanganan virus Corona sebesar Rp1,75 miliar.

“Dana itu untuk pembelian peralatan, dan bahan serta untuk operasional pencegahan virus corona,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.