Pemkab Pandeglang Akan Bantu Asuransi Nelayan Labuan Yang Kapalnya Dihantam Gelombang

  • Whatsapp
Asuransi Nelayan di pandeglang
Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Kepala Dinas Perikanan, Suaedi Kurdiatna, datangi Dermaga Teluk, Labuan.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Peristiwa terbaliknya kapal nelayan yang dihantam gelombang di perairan Selat Sunda antara Pulau Penaitan – Rakata mendapat perhatian dari pemerintah setempat.

Bupati Pandeglang Irna Narulita bersama Kepala Dinas Perikanan, Suaedi Kurdiatna, Sabtu (20/6/2020)  mengecek ke lokasi untuk mengetahui langsung soal terbaliknya kapal yang ditumpangi oleh 16 anak buah kapal (ABK) tersebut.

Bacaan Lainnya

Dimana dari jumlah ABK itu, 10 orang diantaranya belum diketahui nasibnya. Kepala Dinas Perikanan (Kadiskan) Pandeglang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, dalam musibah itu pihaknya akan mengecek apakah para nelayan tersebut masuk dalam kepesertaan asuransi atau tidak.

“Saya akan cek dulu. Jika masuk asuransi tentunya para nelayan itu bisa mendapatkan jaminan kecelakaan dari pihak asuransi. Tapi bila  tidak, tetap akan mendapatkan bantuan dari pemerintah,” kata Suaedi saat ditemui di Dermaga Teluk, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Banten.

Demi kelancaran para petugas dalam melakukan pencarian terhadap 10 nelayan yang belum diketahui keberadaannya, Kadiskan, memberikan bantuan untuk biaya transportasi kepada para petugas yang melakukan pencarian tersebut. Namun ia tidak menyebutkan berapa jumlah bantuan yang diberikannya itu.

“Saya turut prihatin atas musibah yang menimpa sebatian nelayan Labuan. Mudah – mudahan nelayan yang belum ditemukan bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat,” katanya.

Di tempat yang sama, Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengaku, turut prihatin atas musibah tersebut. Mereka (nelayan) yang tengah mencari nafkah buat keluarganya namun tertimpa musibah, dan hal itu menjadi pelajaran bagi semua masyarakat ketika akan melakukan aktivitas harus berhati – hati.

“Semoga bagi nelayan yang berhasil selamat diberikan ketabahan, dan bagi keluarga nelayan yang belum ditemukan diberikan kesabaran pula. Dan mudah – mudahan pula nelayan yang masih dilakukan pencarian bisa segera ditemukan dan selamat,” ujarnya.

Diharapkannya, kedepan para nelayan dilakukan pembinaan yang lebih maksimal. Mulai dari penggunaan perahu maupun radius yang harus dijangkaunya, sehingga ketika melakukan aktivitas melaut bisa lebih hati – hati dan menyesuaikan dengan ukuran kapal yang digunakan.

“Ini musibah kita bersama. Saya juga mengucapkan banyak terimakasih kepada tim Basarnas, yang sudah melakukan pencarian dan penyelamatan para nayan warga kami,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.