Pemkab Lebak Prihatin Atas Tewasnya 5 Pelajar di Baduy

  • Whatsapp
Warga Baduy saat evakuasi jenazah korban.

LEBAK, REDAKSI24.COM– Pemkab Lebak merasa prihatin atas peristiwa tenggelamnya 5 pelajar SMP Budaya Santo Agustinus, Jakarta Timur di Sungai Ciujung, Kampung Gajeboh, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Lebak, Banten, beberapa waktu lalu.

Karenanya, Pemkab Lebak akan melakukan evaluasi terhadap keamanan yang ada di wilayah obyek wisata tersebut, agar peristiwa yang menggemparkan masyarakat luas itu tidak terulang kembali.

Bacaan Lainnya

“Pertama tama, Pemkab Lebak menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa yang terjadi di Baduy ini,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak, Dody Irawan kepada Redaksi24.com, Senin (28/10/2019)

Kemudian lanjut dia, Pemkab Lebak akan melakukan perbaikan atas layanan wisata yang ada di daerah Baduy. Dan layanan itu, kata dia, nantinya harus disosialisaikan kepada para pengunjung dengan masif. Agar mereka mentaati peraturan yang ada.

Senada pula dengan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Kaprawi. Ia mengatakan, selain dibuatkan aturan, jumlah dan kualitas pemandu di lokasi wisata itu harus ditingkatkan.

BACA JUGA:

Lima Pelajar Jakarta Timur Tewas Tenggelam di Sungai Ciujung Baduy

Suasana Duka Warnai Identifikasi 5 Pelajar Tenggelam di Baduy

Lima Pelajar Tewas Tenggelam, Karena Diduga Langgar Aturan Adat Baduy

Polres Lebak Periksa 6 Saksi Terkait Tenggelamnya 5 Pelajar di Baduy

Pamandu tersebut, imbuh dia, harus benar-benar paham dengan aturan yang berlaku di Suku Adat Baduy. Sehingga mereka bisa menyampaikan kepada para pengunjunh apa saja yang diperbolehkan dan dilarang untuk dilakukan di daerah tersebut.

Jika perlu, dibuatkan buku panduannya, ‘ jadi, selain diberikan informanarsi secara lisan, pengunjung juga harus dibekali buku panduan sebagai pengingat apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh,” pungkasnya (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.