Pemkab Lebak Pindahkan Tempat Isolasi Pasien COVID-19 ke Gedung BPPS

oleh -
Pemkab Lebak, Pindahkan, Tempat Isolasi, Pasien COVID-19, Gedung BPPS, dinkes lebak, BPBD lebak,
Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, tengah mempersiapkan pengoperasian ruang isolasi bagi pasien COVID-19 di Gedung BPPS tersebut.

KABUPATEN LEBAK, REDAKSI24.COM – Tempat isolasi pasien COVID-19 di Kabupaten Lebak, Banten dipindah dari Rumah Sakit Haji Madali (RSHM) ke Gedung Balai Pemulihan dan Pengembangan Sosial (BPPS) milik Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten di Pasir Ona, Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.

Tempat isolasi bagi warga atau pasien COVID-19 dipindahkan ke BPPS karena masa kontrak dengan RSHM di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, sudah habis pada medio bulan Juli 2021.

Saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, tengah mempersiapkan pengoperasian ruang isolasi bagi pasien COVID-19 di Gedung BPPS tersebut.

“Tempat isolasi pasien Covid-19 sudah tidak di Rumah Sakit Haji Madali lagi, tapi di Gedung BPPS Ona,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Lebak, Triatno Supiono kepada Wartawan, Senin (2/8/2021).

BACA JUGA: Pelajar Malingping Lebak Ikuti Vaksin Massal COVID-19

Menurut Triatno, dipindahkannya ruang isolasi selain karena masa kontrak habis, juga karena gedungnya akan digunakan pihak RSHM. “Kalau dulu gedungnya belum terpakai, kami manfaatkan untuk tempat isolasi,” katanya.

Saat itu, kata dia, Gedung RSHM dipilih karena Pemkab Lebak kesulitan mendapatkan tempat untuk isolasi pasien COVID-19. Sebelumnya ada Hotel Mutiara, Gedung LPMP di Balai Koperasi dan gedung lainnya yang representatif.

“Namun semua pada menolak. Karena itu kami sewa Gedung RSHM,” katanya.

Saat ini, pihaknya tengah menyiapkan tempat isolasi di Gedung BPPS di Pasir Ona, Rangkasbitung. “Gubernur Banten sudah mengizinkan menggunakan Gedung BPPS untuk isolasi pasien COVID-19,” katanya.

Di Gedung BPPS, lanjutnya, telah disiapkan sebanyak 80 tempat tidur. Penyediaan fasilitas isolasi dilakukan BPBD Lebak. Dari mulai membersihkan halaman, ruangan hingga tempat tidur.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama membenarkan pihaknya sedang melakukan persiapan Gedung BPPS untuk ruang isolasi.

“80 tempat tidur sudah kami sebar di empat Gedung BPPS,” katanya.

Gedung BPPS nantinya digunakan untuk tenaga kesehatan (Nakes) dan warga yang terkonfirmasi COVID-19. Satu gedung untuk Nakes, satu gedung untuk pasien perempuan dan dua gedung digunakan untuk pasien pria.

“Kami menyediakan fasilitas pendukung, televisi, Wifi juga sarana olahraga untuk pusat kebugaran. Rencananya akan difungsikan pada pertengahan Agustus 2021,” katanya.(siberindo/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.