Pemilik Kios CBD Ciledug Kirim Surat Somasi ke Developer CBD Ciledug

  • Whatsapp
SOMASI : Iman Santoso mewakili para pemilik kios atau counter yang berada di dalam Mall Central Business District (CBD) Ciledug, Kota Tangerang mengajukan surat somasi kepada PT. Sari Indah Lestari (SIL) sebagai developer CBD Ciledug yang telah mengklaim sedang memproses pengurusan sertifikat kepemilikan para pemilik kios, Rabu (10/07/2019).

REDAKSI24.COM – Para pemilik kios atau counter yang berada di dalam Mall Central Business District (CBD) Ciledug, Kota Tangerang kembali meradang. Hal tersebut terjadi setelah PT. Sari Indah Lestari (SIL) sebagai developer mengklaim sedang  memproses pengurusan sertifikat kepemilikan para pemilik kios, Rabu (10/07/2019)

Salah satu pemilik kios di blok E1 Nomor 009 Iman Santoso mengatakan, bahwa dirinya yang juga di berikan kuasa oleh beberapa pemilik kios lainnya telah memberikan surat somasi kepada PT SIL usai mengklaim sedang memperoses sertifikat para pemilik kios/counter.

Bacaan Lainnya

“Jika sudah dalam proses pengurusan sertifikat, maka kami seharusnya sudah di ajak untuk melakukan penandatanganan Akta Jual Beli serta balik nama Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) menjadi nama kami tapi ini belum ada dan kami belum menerima sertifikat kami,” terang pria yang akrab disapa Daniel kepada awak media.

Iman menjelaskan jika sertifikat SHMSRS atau hak para pemilik kios/counter sudah diberikan oleh PT SIL dirinya meyakini sudah pasti tidak ada permasalahan.

“Ini kita permasalahkan karena kita merasa dirugikan sudah bertahun tahun, jadi wajar saja jika kita bergerak atau meradang ke pihak developer untuk mendapatkan hak kami. Karena kewajiban sudah kami penuhi sebelumnya,” ujarnya.

Selain itu, Iman menambahkan dirinya menginginkan pihak developer atau PT SIL bisa memenuhi omongannya tersebut. Yang mana ingin menyelesaikan seluruh permasalahan yang sedang bergulir saat ini.

“Sesuai surat somasi kita kepada PT. SIL jika di indahkan atau tidak di laksanakan, maka kami akan bawa permasalahan ini kembali ke jalur hukum baik pidana maupun perdata,” tukasnya

Sebagai informasi, perwakilan pedagang yang memiliki kios/counter yang sudah memenuhi kewajibannya mengeluarkan surat somasi kepada PT Sari Indah Lestari (SIL) sebagai pihak Developer pada, (08/07/2019) silam.

Ini isi surat somasi tersebut : Perkenalkan saya Iman Santoso, dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama pribadi, pemilik kios E1 no. 009, dan kuasa pemilik kios berdasarkan surat kuasa (28/06/2019) (Foto Copy Terlampir), total 48 pemilik dari 70 kios/counter yang sampai saat ini belum menerima sertifikat kami.

Adapun hal yang kami sampaikan untuk menjadi perhatian sebagai berikut :

1. Bahwa benar dan di ketahui kami adalah pihak selaku pembeli unit kios/counter yang terletak di Ciledug Central Business District (CBD Ciledug) milik PT. Sari Indah Lestari (SIL) dan telah melakukan pembayaran secara lunas atas unit kios/counter tersebut.

2. Bahwa PT Sari Indah Lestari sebagai pengembang dari CBD Ciledug bertanggung jawab dan berkewajiban penuh dalam melakukan proses penandatanganan akta jual beli dan balik nama sertifikat hak milik atas satuan rumah susun (SHMSRS) menjadi nama kami sebagai pemilik yang telah membayar lunas unit kios/counter.

3. bahwa sampai dengan saat ini, hal sebagaimana yang di maksud pada angka 2 diatas belum juga dilaksanakan oleh PT Sari Indah Lestari, dan atas hal ini kami melihat tidak adanya itikad baik dari perusahaan yang saudara pimpin untuk melaksanakan seluruh kewajiban yang menjadi hak kami, dan atas hal ini kami sangat dirugikan baik secara materil maupun immaterial.

4. Bahwa untuk itu kami meminta PT Sari Indah Lestari untuk melakukan proses penandatanganan akte jual beli serta balik nama SHMSRS menjadi nama kami sebagai pemilik sesuai PPJB/ pembeli kios/ counter dalam waktu 3 (tiga) hari kalender semenjak surat ini diterima.

5. Bahwa apabila sampai dengan batas waktu sebagaimana dimaksud pada angka 4 diatas, saudara tidak melaksanakan tuntutan yang menjadi hak kami, maka kami akan menempuh proses hukum baik secara pidana maupun perdata. (Agus/Hendra)

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.