Pemilihan Ketua RT Desa Pasanggarahan Menuai Protes

oleh -
Pemilihan Ketua RT Desa Pasanggarahan Menuai Protes kabupaten tangerang
Atas dugaan indikasi kecurangan itu, para calon yang kalah melayangkan surat penolakan pelantikan ketua RT terpilih kepada Kepala Desa (Kades) Pasanggarahan.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Hasil pemilihan Ketua RT 05/01 Perumahan Paguyuban Koperasi Guru Cemara, Desa Pasanggarahan, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Banten, menuai protes dan penolakan dari 2 calon RT serta sebagian warga setempat.

M Ardiansyah, salah satu calon Ketua RT 05 nomor urut 01 dalam surat keterangan penolakannya, mengaku keberatan terhadap proses pelaksanaan yang dijalankan panitia.

“Kami melihat adanya indikasi kecurangan atau setingan dalam pemilihan tersebut, maka dengan tegas kami menolak,” ujar M Ardiansyah, Sabtu (25/12/2021).

Atas dugaan indikasi kecurangan itu, lanjut dia, para calon yang kalah melayangkan surat penolakan pelantikan ketua RT terpilih kepada Kepala Desa (Kades) Pasanggarahan.

Ada 7 item indikasi kecurangan yang dilaporkan para calon dalam pemilihan ketua RT untuk dijadikan bahan pertimbangan Kades Pasanggarahan, diantaranya tidak ada rapat musyawarah pengurus RT 05/01. Memaksakan kehendak salah satu kandidat yang masih menjabat ketua RT untuk menjadi bakal calon.

BACA JUGA: Puluhan Ketua RT di Desa Bunar Diberhentikan Massal Kades

Tahapan pendataan daftar pemilih tetap (DPT) dinilai tebang pilih. Proses pemilihan pada hari H panitia tidak tegas dan tidak konsekuen. Diduga panitia tidak bersikap netral. Panitia tidak menanggapi terkait beberapa hal yang dinyatakan salah satu warga terkait keputusan panitia bakal calon. Terlihat jelas tidak adanya kesiapan dalam menjalankan tugas selaku panitia.

Sementara Ketua Panitia Pemilihan Ketua RT, Herman membantah adanya kecurangan dalam pemungutan suara. Menurut dia, proses pemungutan suara berjalan sesuai tahapan dengan jumlah DPT sebanyak 220 orang.

“Sampai dengan hari ini, kami panitia belum menerima laporan keberatan atas dugaan penyimpangan selama proses pemilihan ketua RT 05/01 ini,” kata Herman saat dihubungi melalui telepon.

Dia memastikan pemilihan ketua RT berjalan sesuai dengan aturan yang telah disepakati dan dinilai dilakukan secara demokratia. Jadi, menurut dia, tidak ada alasan bagi Kades untuk tidak melantik ketua RT terpilih.

“Pelantikan rencananya akan dilaksanakan pada 27 Desember 2021,” tegas Herman.

Sebaliknya, Herman menduga ada pihak yang melakukan sabotase terhadap hasil pemilihan ketua RT tersebut.

“Ini bukan dugaan lagi tapi sudah sabotase, salah satu bisa dilihat dengan surat undangan musyawarah warga dengan menggunakan kop surat PKGC, itu tidak ada hubungannya, itu hanya kepentingan pribadi,” kecam Herman.

Diketahui ada lima calon ketua RT 05/01 dalam pemilihan yang digelar pada 12 Desember 2021 tersebut diantaranya, Budi Prayitno dengan nomor urut 01 memperoleh 18 suara. M Ardiansyah 02 meraih 54 suara.

Kemudian Syuhada 03 dengan raihan 6 suara. Romila Destina calon nomor urut 4 memperoleh 25 suara. Serta Jamaludin dengan nomor urut 05 yang memperoleh 60 suara.

Sementara itu, Raden Agung Budiyanta perwakilan pemerintah Desa Pasanggarahan mengatakan, menindaklanjuti surat laporan penolakan hasil pemilihan ketua RT tersebut pihak desa akan mengembalikan persoalan itu kepada warga untuk melakukan musyawarah kembali.

“Masih ada waktu 6 hari lagi untuk musyawarah, namun musyawarah saat itu tidak memenuhi kuorum, dari 220 pemilih atau 160 KK yang hadir hanya 20 orang, ini belum sah, silahkan dimusyawarahkan kembali,” ujar Raden Agung Budiyanta.

Dalam surat itu, lanjut Agung, yang keberatan hanya 22 orang, sementara yang tanda tangan hanya 1 orang. Semestinya, kata dia, surat keberatan ditandatangani seluruh pihak yang keberatan.(Burhan/Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.