Pemilih Pilkada Pandeglang Lebih Banyak Laki-Laki dari  Perempuan

  • Whatsapp
pilkada pandeglang
Ketua KPU Pandeglang menyerahkan DPT kepada petugas penghubung Paslon Bupati-Wakil Bupati peserta Pilkada 2020.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – KPU Pandeglang, Banten, telah menetapkan Data Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada Pandeglang yang bakal dihelat Desember 2020 mendatang, Dari DPT tersebut diketahui, pemilih laki-laki lebih banyak ketimbang pemilih perempuan.

DPT yang sudah ditetapkan KPU Pandeglang dalam Pleno penetapan selama 24 jam di salah satu hotel di Pandeglang, ada sebanyak 904.782 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 465.051 pemilih laki-laki dan pemilih perempuan sebanyak 439.731 orang.

Bacaan Lainnya

Ditetapkannya jumlah DPT sebanyak itu hasil dari rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP). Dan jumlah DPT yang telah ditetapkan tersebut tersebar di 35 kecamatan, 339 desa dan 2.243 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Jumlah DPT yang telah didtetapkan itu ada kenaikan dari DPS. Yang tadinya 898.189 orang, menjadi sebanyak 904.782 orang,” ungkap Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA: Polres Pandeglang Didemo Wartawan

Dikatakannya, proses singkronisasi menuju DPT yang telah ditetapkan itu dilakukan secara berjenjang. Mekanismenya, dari DPS ditambah baru dan dikurangi pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS).

“Selain itu kami juga telah melakukan uji publik DPS, yang disebar di setiap desa dan di tempel di tempat-tempat yang bisa dijangkau masyarakat,” katanya.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Pandeglang, Ahmadi menambahkan, sesuai PKPU Nomor 5 tahin 2020 perubahan ketiga atas PKPU Nomor 15 tahun 2019 tentang tahapan pemilu dan jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati/Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020, tahapan selanjutnya penyampaian DPT ke PPS yang akan dimulai pada tanggal 17 hingga 26 Oktober.

Selanjutnya, kata dia, pada tanggal 28 Oktober hingga 6 Desember 2020, dilakukan pengumuman DPT oleh PPS. Pihaknya juga mengaku, semaksimal mungkin DPT tersebut bisa akurat.

“Memang data pemilih ini fluktuatif, jika nanti ada warga yang belum masuk DPT tapi memiliki administrasi kependudukan berupa e-KTP, maka bisa datang ke TPS. Tapi kami pastikan DPT ini bisa akurat,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.