Pemerintah Siapkan Rp3,5 Triliun Untuk Gratiskan Listrik Selama 3 Bulan

  • Whatsapp
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

JAKARTA,REDAKSI24.COM—Pemerintah menyiapkan anggaran hingga Rp3,5 triliun untuk membebaskan pembayaran tarif listrik selama 3 bulan untuk golongan tertentu. Anggaran itu masuk dalam total pembiayaan dari APBN 2020 untuk penanganan wabah Covid-19 atau virus Corona yang mencapai Rp405,1 triliun.

“Presiden meminta bantuan untuk tagihan listrik golongan 450VA digratiskan selama 3 bulan,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani, dalam konferensi pers secara online, Rabu (1/4/2020).

Bacaan Lainnya

Selain itu lanjut Sri, pemerintah juga memberikan diskon 50% untuk pelanggan 900VA. Masa penerapannya juga sama selama 3 bulan yakni April, Mei dan Juni 2020.

“Jadi kita akan berikan 3 bulan dan nanti akan dievaluasi apakah 3 bulan akan membaik atau tidak,” tambahnya.

BACA JUGA:

Hingga Sebulan ke Depan, KAI Batalkan 44 Perjalanan Kereta Api

Sementara itu, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyatakan siap untuk membebaskan tagihan listrik bagi pelanggan 450VA dan diskon 50% untuk pelanggan 900VA.

“Kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450VA dan keringanan tarif listrik 50% tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN. Kami sangat mendukung dan siap melaksanakan kebijakan Pemerintah yang disampaikan oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo,” tutur Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam keterangan resmi yang dikutip Redaksi24.com, Rabu (1/4/2020).

Zulkifli menjelaskan, program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi daya beli masyarakat yang paling terdampak virus corona. Dengan begitu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat khususnya untuk golongan menengah ke bawah.

Menurut Zulkifli, berdasarkan catatannya, terdapat 24 juta pelanggan dengan daya 450VA dan 7 juta pelanggan dengan daya 900VA bersubsidi.

“Saat ini masyarakat diimbau untuk tetap di rumah. Berkegiatan di rumah. Tujuannya untuk mencegah penularan yang makin luas. Pembebasan dan diskon tarif listrik ini diharapkan dapat mendukung hal tersebut. Jadi masyarakat, khususnya yang tidak mampu, tidak harus khawatir dalam menggunakan listrik selama musim yang sulit ini,” ucapnya.

Sekadar informasi, pemerintah menyiapkan pembiayaan hingga Rp405,1 triliun untuk penanganan dampak COVID-19. Pembiayaan itu terdiri dari beberapa bidang, pertama kesehatan Rp75 triliun, jaring pengaman sosial Rp110 triliun, dukungan industri Rp70,1 triliun, serta dalam rangka pemulihan ekonomi nasional sebesar Rp150 triliun.(Iqb/Hdr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.