Pemerintah Komitmen Bayar Rp 45,42 Triliun, PLN Perpanjang Stimulasi Listrik

  • Whatsapp
Direktur utama PLN
Direktur utama Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero), Zulkifli Zaini.

JAKARTA, REDAKSI24.COM – Direktur utama Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero), Zulkifli Zaini, dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR, Kamis (25/6/2020), mengungkapkan bahwa pemerintah akan membayar utang kompensasi sebesar 45,42 triliun rupiah.

Zulkifli Zaini mengatakan pemerintah sudah menyampaikan komitmennya untuk membayar kompensasi tahun 2018 dan 2019. Pemerintah saat ini masih fokus pada tahap pembuatan aturan pemerintah, kemudian revisi daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA), setelah itu baru pencairan anggaran.

Bacaan Lainnya

“Insya Allah bulan Juli 2020 mendatang dan kita semua berharap bahwa pada bulan Juli itu akan terima pembayaran. Nanti akan dibayar penuh,” ujar Zulkifli.

BACA JUGA: PLN Siapkan Kompensasi Rp153 Miliar

Walaupun demikian, PLN masih tidak mau menjelaskan lebih lanjut terkait rencana pengalokasian pembayaran piutang yang akan mereka terima.

“Kalau kita bicara, ini uang 45 triliun rupiah dibayar ke sini ke sini. Itu namanya berandai-andai. Jadi, lebih baik kita sampaikan responsnya nanti setelah kita sudah menerima dengan pasti,” katanya.

Utang yang akan dibayarkan oleh pemerintah kepada PLN, menurut Zulkifli sangat membantu sektor operasional internal setidaknya sampai dengan akhir tahun 2020 mendatang.

BACA JUGA: Ini Cara Mudah Dapatkan Token Gratis PLN Via Website dan WhatsApp

Zulkifli menambahkan, terkait dengan stimulasi listrik yaitu diskon 100 persen pada masa pandemi Covid-19 untuk pelanggan 450 VA dan diskon 50 persen untuk pelanggan 900 VA akan diperpanjang sampai dengan 6 bulan kedepan yakni hingga September 2020 bagi pelanggan 450 VA dan 900 VA berubsidi dan bisnis industri kecil.

“Beberapa waktu lalu dana kompensasi stimulasi sebesar 3,15 triliun rupiah sudah dibayarkan oleh pemerintah. Insya Allah akan dibayarkan tahun 2020 juga untuk perpanjangan stimulus,” ucapnya. (Agung/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.