Pembunuh Karyawati Pabrik Sepatu di Karawaci Dituntut 20 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Sidang pembunuhan di PN Tangerang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Pelaku pembunuhan terhadap gadis yang bekerja sebagai buruh pabrik sepatu di kawasan Karawaci Kota Tangerang, Banten, Muhammad Sidik,20 dituntut hukuman 20 tahun penjara di Pengadilan Negeri Tangerang, karena terbukti melanggar Pasal 340 kUHP, tentang pembunuhan berencana.

Dalam pembacaan tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Adib Fachri dan Ovta Viandik pada Senin sore (14/12) mengatakan, pembunuhan itu terjadi saat terdakwa dan korban (Susilowati,24) yang berstatus pacaran, pergi bersama pada (11/6) lalu. Kemudian, pelaku mengajak korban ke apartemen Habitat di Karawaci untuk berbicara mengenai hubungan mereka.

Bacaan Lainnya

Saat asik berbincang di dalam kamar apartemen, terdakwa meminjam HP milik korban untuk melihat-lihat chat whatsapp korban. Setelah melihat chat Whatsapp di Handphone korban, pelaku marah.

“Terdakwa marah Karena melihat  HP korban banyak chat dengan pria lain,” kata Adib.

Dalam kondisi marah lanjutnya, terdakwa mengajak korban keluar apartemen sekira pukul 04.45 WIB, dengan mengendarai sepeda motor milik korban untuk berputar-putar.

BACA JUGA: Ini Kronologi Kasus Pembunuhan Wanita Muda di Apartemen Habitat Tangerang

Pada saat mengisi bensin di SPBU kawasan Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang,  tambah JPU,  terdakwa  berniat menghabisi korban, hingga membawanya ke tempat kejadian perkara (TKP) di Kampung Gerendeng Pulo. 

Dalam kondisi jongkok, kata dia, terdakwa langsung mencekik leher korban dari samping, sehingga Korban terjatuh dan meninggal di lokasi. Kemudian, tandas JPU, terdakwa menggendong korban dan menceburkan korban ke dalam kubangan air serta  menutupi korban dengan daun pisang agar tidak diketahui orang.

Atas perbuatannya itu, terdakwa dituntut dengan Pasal 340 KUHP, tentang pembunuhan berencana dengan hukuman 20 tahun penjara. Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Tangerang, Dapot Dariarma mengatakan tuntutan hukuman 20 tahun kepada terdakwa sudah sesuai. Pasalnya pembunuhan tersebut dilakukan dengan sadis dan tidak manusiawi.

BACA JUGA: Wanita Muda Tewas Diduga Dibunuh Pelanggan

Menyikapi hal itu, Kuasa Hukum Terdakwa, Iman Firmamsyah enggan dikonfirmasi. Ia hanya mengatakan akan melakukan pembelaan terhadap kliennya agar mendapat keringan pada sidang yang akan datang.

Sementara itu, ketua Majelis Hakim Hari Sutanto yang menutup sidang tersebut mengatakan sidang akan dilanjutkan minggu depan (Senin,21/12) mendatang dengan materi pembelaan terhadap terdakwa. (Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.