Pelanggar Protokol Kesehatran Covid-19 di Pandeglang Masih Tinggi

oleh -
operasi yustisi
Petugas Satpol PP memeriksa pengunjung Pasar Badak yang kedapatan tidak mengenakan masker.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pelanggar protokol kesehatan (Protokes) Covid-19 di Pandeglang hingga saat ini terbilang masih tinggi. Sejak September hingga Oktober 2020 ini, petugas Satpol PP Pandeglang telah mencatat lebih dari seribu pelanggar protokes covid-19.

Kasatpol PP Pandeglang, Entus Bakti mengatakan, penegakan disiplin Protokes covid-19 sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 55 tahun 2020, yang dilakukannya sejak bulan September hingga sekarang ini.

“Kami berharap kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokes covid-19,” ungkap Entus Bakti usai menggelar operasi yustisi di Pasar Badak Pandeglang, Rabu (7/10/2020).

Dikatakannya, yang menjadi sasaran oeperasi yustisi protoke Covid-19 adalah tempat keramaian, seperti pasar. Meski masyarakat tetap melakukan aktivitas di tengah pandemi covid-19, namun menurut dia, harus menjalankan protokes agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran covid-19.

“Operasi ini secara rutin kami lakukan. Kami terus menyisir warga yang tidak menggunakan masker supaya bisa memakai masker ketika melakukan aktivitas, supaya penyebaran covid-19 itu bisa ditekan,” katanya.

BACA JUGA: Akun Facebook Humas Unma Banten Diduga Digunakan untuk Kampanye Negatif Pilkada Pandeglang

Saat ditanya apa saja sanksi yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan. Entus mengaku, rata-rata sanksi yang diterapkan adalah sanksi sosial, seperti push up, menghapal Pancasila dan lainnya.

“Sanksi yang diterapkan itu juga ada manfaatnya bagi pelanggar protokes. Seperti Push Up bisa menyehatkan badan, begitu juga dengan snaksi menghafal Pancasila itu bisa menambah wawasan bernegara bagi warga yang terkena sanksi sosial itu,” ujarnya.

Entus Bakti juga menuturkan, dalam giat penegakan disiplin protokol kesehatan ini, pihaknya melibatkan TNI dan Polri serta Pjb Bupati Pandeglang pun juga terjun langsung.

Di tempat yang sama, PJS Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto menuturkan, dalam memutus rantai penyebaran covid-19, pihaknya terus menekankan kepada masyarakat agar selalu menjaga dan menerapkan disiplin Protokes. Terlebih di kawsan pasar maupun tempat keramaian lainnya.

“Kami bersama TNI dan Polri terus melakukan operasi Yustisi untuk menekan penyebaran covid-19, dengan harapan wabah ini segera berakhir. Karena kami yakin ketika kesadaran masyarakat tinggi dalam menerapkan protokes, penyebaran covid-19 akan cepat usai,” tuturnya.

Saat ditanya apakah ada langkah khusus terkait peningkatan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pasar – pasar. Gunawan mengaku, selain gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat juga dibuat posko di pinggir jalan raya Pasar Badak Pandeglang.

“Di posko ini tiap hari ada petugas dari Satpol PP dan Polri untuk memeriksa setiap pengendara atau pengunjung pasar yang melintas, apakah mereka sudah menerapkan Protokes, seperti menggunakan masker ketika masuk pasar,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)