Pelaku Perdagangan Orang Yang Jaring Korbannya Via Medsos Dibekuk Polrestro Tangerang

  • Whatsapp
Pelaku perdagangan orang.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Empat pelaku perdagangan orang, yang dua diantaranya pasangan suami istri dibekuk petugas Polres Metro Tangerang di wilayah Cikokol dan Pinang, Kota Tangerang, Banten. Mereka adalah, BE,39, DM,37, DH,21 dan RY, 29

Menurut Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyanto, Rabu (18/30/2020), penangkapan terhadap empat orang tersangka pada Jumat (13/3/2020) lalu berawal dari laporan orang tua korban yang merasa resah atas keberadaan anaknya yang bekerja di wilayah Batam.

Bacaan Lainnya

Pasalnya, kata Kapolres, semenjak bekerja di salah satu kafe di wilayah Batam, anaknya diperlakukan kurang baik. Selain itu, juga diminta untuk menyetorkan sejumlah uang kepada tersangka BE dengan dalih sebagai uang penggati selama ia tinggal dua pekan di penampungan di wilayah Tangerang.

Berbekal laporan tersebut, tambah Kapolres, pihaknya melakukan penyelidikan hingga ke Batam. Setelah dipastikan kebenarannya, petugas lansung melakukan penagkapan terhadap BE di rumah kontrakannya di Jalan Buaran PLN RT 002/004 Kelurahan Cikokol, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Dari rumah itu, kata Kapolres, petugas juga mengamankan dua orang korban yang hendak diberangkatkan ke Batam. Begitu dikembangkan, petugas juga menciduk tiga orang tersangka lainnya di rumah kontrakan di Jalan Buaran No. 11 RT 003/002, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Selain menggelandang tiga tersangka, DM dan pasangan suami istri DH dan RY ke Polres Metro Tangerang, petugas juga mengamankan empat orang wanita muda yang juga akan diberangkarkan ke Batam. ” Dari total 6 orang yang akan diberangkatkan bekerja di Batam ini, 4 orang diantaranya masih dibawah umur,” kata Kapolres.

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, untuk menarik para korbanya, BE mempromosikan pekerjaan via media (Medsos) bahwa mereka membutuhkan tenaga kerja untuk diberangkatkan ke Batam, Lampung dan luar negeri sebagai asisten rumah tangga (ART), rumah makan, kafe dan lainnya. Selain itu juga ia mempunyai tiga orang anak buah yang lansung mencari tenaga kerja ke beberpa wilayah di Tangerang.

BACA JUGA:

Pelaku Prostitusi Online di Apartemen Modernd Land Dibekuk Polrestro Tangerang

2 orang Pelaku Penipuan 14 Unit Mobil Dibekuk Polrestro Tangerang

Setelah mendapatkan calon tenaga kerja, kata Kapolres ditampung selama dua minggu di rumah kontrakan. Begitu korban berangkat, identitas korban ditahan sebagai jaminan, agar ia mengansur biaya makan dan tinggal di rumah kontrakan tersebut sebesar Rp 6,5 juta.

Namun, pekerjaan yang dijanjikan pelaku di Batam sangat berbeda, selain harus menjual minuman keras, juga harus melayani para tamunya. ” Alhamdulillah satu orang korban yang diberangkatkan ke Batam sudah kita selamatkan untuk dikembalikan kepada orang tuanya,” kata Kapolres.

Sedangkan 16 orang lainnya, yang sudah di berangkatkan ke Batam, Lampung dan luar negeri sejak tahun 2020 ini, masih dalam penyelidikan. Tapi, kata Kapolres dari hasil penyelidikan sementara, 16 orang tersebut, 10 diantaranya dibawah umur, ” kasus ini masih kami kembangkan,” kata dia, karena usaha pelaku dalam perdagangan orang dulakukan sejak tahun 2018 lalu. (Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.