Pelaku Penggelapan Kerupuk Rp3 Miliar Dibekuk Petugas Polresta Tangerang

oleh -
Pelaku Penggelapan Kerupuk Rp3 Miliar Dibekuk Petugas Polresta Tangerang
Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Zamrul Aini mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah Samsuri, Direktur PT Tanindo Prima Multi melaporkan dugaan adanya tindak penggelapan di pabrik tersebut.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Petugas Satreskrim Polresta Tangerang, Polda Banten, menangkap 3 pelaku dan 2 penadah penggelapan kerupuk yang sudah berlangsung selama 8 Tahun di PT Tanindo Prima Multi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Zamrul Aini mengatakan, kasus tersebut terungkap setelah Samsuri, Direktur PT Tanindo Prima Multi melaporkan dugaan adanya tindak penggelapan di pabrik tersebut.

“Pihak manajemen sudah mulai curiga terhadap salah satu karyawan yang diduga melakukan penggelapan. Setelah kami terima laporannya, langsung diselidiki,” katanya, Jumat (20/5/2022).

Lanjut Zamrul, setelah dilakukan penyelidikan, pihaknya menemukan adanya seorang staf gudang berinisial YS serta dua supir berinisial SM dan UW yang melakukan penggelapan kerupuk.

“Satu staf dan dua supir kami tetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini. Ketiganya bekerjasama mengeluarkan barang dari gudang tanpa surat jalan, kemudian disimpan di salah satu kontrakan di daerah Pasar Kemis,” jelasnya.

BACA JUGA: Terjaring Razia, Puluhan Kendaraan Dikenai Sanksi Tilang

Kemudian, dikatakan Zamrul, barang dari hasil penggelapan tersebut dijual kepada langganan yang biasanya membeli ke PT Tanindo Prima Multi dengan harga murah.

Dari pengakuan penadah yakni SH dan AY keduanya tergiur membeli kerupuk kepada YS karena dotawarkan dengan harga yang jauh lebih murah.

“Selain satu staf dan dua supir, kami amankan juga dua penadah berinisial SH dan AY,” jelasnya.

Dalam sekali aksinya tersebut, ketiga tersangka mampu mengeluarkan 500-1.000 bal kerupuk dari gudang tanpa surat jalan. Pelaku YS yang bertugas menyiapkan barang dan dua tersangka lain, yakni supir bertugas mengangkut dan mengantarkan kerupuk hasil penggelapan tersebut ke kontrakan di kawasan Kuta Bumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Dalam penangkapan tersangka pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti seperti, rekaman CCTV, dua kendaraan roda empat, 1.000 bal kerupuk dari dalam kontrakan dan uang tunai sebesar Rp83 juta.

“Kendaraan yang diamanakan adalah satu truk pengangkut kerupuk dan satu mobil milik salah satu tersangka yang dibeli menggunakan uang hasil kejahatan. Sementara uang Rp83 juta disita dari tangan tersangka,” ungkapnya.

Diketahui, akibat praktik penggelapan tersebut, PT Tanindo Prima Multi mengalami kerugihan sebesar Rp 3 miliar.

“Angkanya sebesar itu karena penggelapan tersebut sudah berlangsung selama 8 tahun,” tandasnya.(Deri/Difa)

No More Posts Available.

No more pages to load.