Pelaku Penembakan Ustad di Kota Tangerang Terekam CCTV

oleh -
OTK yang diduga Pelaku Penembakan Ustad terekam CCTV.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM– Petugas kepolisian hingga Minggu (19/9/2021) dini hari  melakukan penyelidikan di lokasi penembakan yang menewaskan Ustad Armand yang kerap dipanggil Ustad Alex di Jalan Nean Saba, RT02, RW05, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten pada Sabtu (18/9/2021) petang.

Dalam penyelidikan yang melibatkan tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri itu, petugas memasang garis polisi di gang kecil yang menuju ke rumah korban atau terjadinya penembakan tersebut.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, petugas menemukan proyektil yang diduga digunakan oleh pelaku menembak korban. Selain itu, petugas juga mengamankan kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi yang diduga merekam terjadinya peristiwa tersebut.

Warga sekitarpun masih banyak ditemui di sekitar lokasi. Selain menyaksikan adanya penyelidikan yang dilakukan oleh petugas kepolisian,  juga menunggu  jenazah korban dari rumah sakit.

BACA JUGA: Seorang Ustad di Kota Tangerang Ditembak Orang Tak Dikenal

Menurut salah seorang warga, berdasarkan hasil rekaman CCTV, kejadian penembakan itu berlangsung cepat, sehingga tak satupun warga yang melihat kejadian tersebut.

‘ Berdasarkan hasil rekaman CCTV, orang yang diduga sebagai pelaku penembakan itu mengenakan jaket ojek online,” kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

BACA JUGA: Ustad Yang Ditembak OTK di Kota Tangerang Akhirnya Meninggal

Ia terlihat memarkirkan kendaraannya di depan gang untuk menuju ke rumah korban, Tidak lama kemudian kembali lagi ke kendaraannya dan tancap gas,” kata dia.

Akibat kejadian itu, korban dilarikan ke rumah sakit terdekat dan meninggal dengan luka tembak dibagian punggung.

Menurut salah satu warga sekitar, Yudha Perwira (45), korban selain dikenal sebagai ustad, juga sebagai sosok yang baik dan ramah di lingkungannya. ” Beliau orang baik, begitu juga dengan keluarganya,” kata dia sembari menambahkan korban meninggalkan istri dan empat orang anak. (Candra/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.