Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan Gadis Baduy Dituntut Hukuman Mati

  • Whatsapp
Ilustrasi sidang tuntutan mati.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Satu dari tiga orang pelaku pemerkosaan yang disertai dengan pembunuhan terhadap S (13), seorang gadis Suku Baduy, di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Rangkasbitung, Banten.

Menurut koswara, kuasa hukum terdakwa, Eful (20)
dituntut hukuman mati oleh Jaksa, karena pihak keluarga korban tidak mau memberi maaf kepada yang bersangkutan.

Bacaan Lainnya

” Keluarga korban  menolak untuk mediasi dengan terdakwa, sehingga menjadi salah satu alasan bagi jaksa untuk memberatkan hukuman kepada pelaku,” kata Koswara, Rabu (4/3/2020).

Sementara itu dua orang terdakwa lainnya, A (16) dan Furqon (19) yang dituntut dengan hukuman sama, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Rangkasbitung pada sidang beberapa waktu lalu divonis 15 tahun penjara.

BACA JUGA:

Duh, Gadis Baduy Diduga Jadi Korban Perkosaan dan Pembunuhan

Tiga Orang Pelaku Pemerkosa Dan Pembunuhan Gadis Baduy Diciduk

Rekonstruksi Pembunuhan dan Pemerkosaan Gadis Baduy

Vonis lebih ringan daripada tuntutan, kata Koswara, karena A masih dibawah umur, sehingga hukumannya tidak boleh lebih dari setengah hukuman orang dewasa atau mati.

Sedangkan Furqon putusannya lebih ringan dari tuntutan Jaksa, karena terdakwa mendapatkan maaf dari keluarga korban. ” Atas pertimbangan tersebut Majelis Hakim menjatuhkan hukumam kepada kedua terdakwa lebih ringan dari tuntutan Jaksa,” Koswara. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.