Pelaku Pembobol ATM Dibekuk Polsek Cibadak

  • Whatsapp
Pembobol ATM ditangkap Polisi.

LEBAK, REDAKSI24.COM – Pelaku pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), dibekuk petugas Polsek Cibadak di ATM Pom Bensin kampung Rumbut, Desa Kayuagung Barat, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Jum’at (6/12/2019) malam.

Pelaku dengan inisial AN (31) ditangkap petugas saat melancarkan aksinya. “Pelaku sudah kami gelandang ke Mapolsek Cibadak untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, ” kata Kapolsek Cibadak, Iptu Indik Rusmono.

Bacaan Lainnya

Kapolsek mengatakan, penangkapan terhadap AN berawal dari laporan Adang (35) yang menjadi korban atas kejahatan itu. Pasalnya ketika Ia akan menarik sejumlah uang dari ATM, tidak bisa dilakukan lantaran kartu ATM-nya tertelan dan tidak bisa keluar.

Begitu ditinggal pulang dan dicek ke Bank tempatnya menabung, ternyata uang sebesar Rp 12 juta di ATM tersebut sudah raib. Dengan begitu, kata Kapolsek, petugas melakukan pengintaian di sekitar ATM tempat Adang akan mengambil uang.

Disitu, kata Kapolsek pelaku sedang melancarkan aksinya dengan cara mengganjal mesin ATM menggunakan sedotan. Setelah itu, pelaku menunggu nasabah yang akan menarik uang.

Begitu nasabah terlihat panik karna kartu yang dimasukkan ke mesin ATM tidak bisa keluar, pelaku datang berpura-pura membantu.
Saat itu juga, kata Kapolsek, pelaku meminta pada korban untuk memasukkan nomer pin dan membatalkan transaksi. Karena kartu tetap tertanam di mesin ATM, pelaku mengarahkan korban agar lapor ke Bank.

BACA JUGA:

Gara-Gara Terekam CCTV, Tiga Orang Curanmor Dibekuk Polsek Cibadak

Disaat korban meninggalkan tempat, pelaku lansung mencabut sedotan yang berfungsi sebagai pengganjal untuk mengerluarkan kartu. Saag itu juga, pelaku lansung memasukkan pin milik nasabah yang sudah di hapalnya untuk menguras uang yang ada di ATM tersebut.

” Biasanya, dalam menjalankan aksinya pelaku tidak sendiri,” kata kapolsek sembari menambahkan pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang lain.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari tangan pelaku berupa sedotan dan gergaji kecil untuk mencabut kartu yang terganjal. Akibat perbuatannya, kata Kapolsek pelaku dijerat pasal 363 KUHP, tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun. (Yusuf/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.