Pelaku Curanmor Sadis Yang Tidak Segan Lukai Korbannya Dibekuk Polresta Tangerang

  • Whatsapp
Kapolresta Tangerang, Kombes Ade Ary Syam Indradi rilis curanmor.

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM– Dua dari empat pelaku  jaringan Curanmor yang tiap hari berhasil menggondol lima kendaraan sepeda motor dibekuk petugas Polresta Tangerang. Sedangkan dua orang lainnya melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polresta setempat.

Kedua orang yang dibekuk itu adalah DS dan S. Sementara dua orang lainnya yang berhasil melarikan diri A dan D.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, kedua  tersangka yang sudah dibekuk merupakan residivis. Tersangka S pernah mendekam di penjara untuk kasus curanmor. Sedangkan tersangka DS pernah dibui lantaran kasus peredaran uang palsu. 

“Berdasarkan pengakuan para tersangka, dalam sehari bisa mencuri 5 sepeda motor. Aksi para tersangka sudah berlangsung sekitar 2 tahun,” kata Ade di Mapolsek Kresek, Rabu (2/12/2020).

BACA JUGA: Dua Residivis Diringkus Polresta Tangerang, Dalam Setahun Mereka Sikat 1800 Sepeda Motor

Ade menjelaskan, kedua tersangka dibekuk saat menjalankan aksinya di Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Senin (23/11/2020) lalu. Dimana saat itu, tambah Kapolresta mereka mencuri sepeda motor milik Rahayu yang sedang mencuci pakaian di sungai.

Melihat sepeda motornya yang diparkir di bantaran sungai diotak atik oleh pelaku, kata Kapolres, korban berusaha mendekati dan berteriak minta tolong. Namun korban didorong oleh pelaku hingga terjatuh.

Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut berusaha memberikan pertolongan dengan cara menangkap pelaku. ” Mendapat laporan itu petugas langsung ke lokasi untuk mengamankan pelaku yang ditangkap warga,” kata Kapolres.

Dihadapan petugas, pelaku mengaku dalam menjalankan kejahatannya, mereka juga dibantu oleh dua orang lainnya. Namun saat akan dibekuk di kontrakannya di wilayah Cikupa, kedua orang pelaku tersebut berhasil melarikan diri.

BACA JUGA: Begal Motor Kembali Marak di Kabupaten Tangerang

Adapun sepeda motor yang selama ini berhasil mereka curi dijual dengan harga Rp2 hingga Rp2,5 juta. Dalam sehari, tandas Kapolres, para tersangka rata-rata mencuri lima sepeda motor. ” kalau sehari mereka bisa curi 5 sepeda motor, maka dalam satu tahun, para tersangka sudah mencuri sedikitnya 1.825 unit motor. Dengan begitu  keuntungan yang sudah diperoleh para tersangka berkisar Rp3 sampai Rp4,5 miliar,” papar Kapolresta. Akibat perbuatannya, dua tersangka itu dijerat 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(Ricky/Aan)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.