Pelaksanaan Ganjil-Genap di Bogor Sebabkan Kemacetan

oleh -
Pemberlakuan ganjil-genab di Bogor sebabkan kemacetan di arus lalu lintas menuju lingkar Kebun Raya Bogor (KRB).

BOGOR,REDAKSI24.COM-  Pemberlakuan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan bermotor di Kota Bogor yang dilaksanakan sejak Sabtu (1/5/2021) sore, mengakibatkan terjadinya kemacetan arus lalu lintas di jalan raya menuju ke jalur  satu arah di lingkar Kebun Raya Bogor (KRB).

Selain memberlakukan kebijakan tersebut, Pemerintah Kota Bogor dan Polresta Bogor Kota juga menyiapkan lima titik check point di simpang Jalan Raya Pajajaran dan Jalan Raya Otista Tugu Kujang, di simpang Jalan Juanda dan Jalan Empang di dekat Mal BTM, di simpang Jalan Juanda dan Jalan Kapten Muslihat, di simpang Jalan Juanda dan Jalan Pemuda dekat Markas Denpom, serta di simpang Jalan Jalak Harupat dan Jalan Raya Pajajaran dekat Rumah Sakit Siloam.

Di setiap titik check point itu dijaga oleh petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polresta Bogor Kota,TNI dari Kodim 0606 dan Denpom III/1 Bogor, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Pemerintah Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro yang meninjau pelaksanaan ganjil-genap di dekat Tugu Kujang mengatakan, petugas gabungan yang berada di lima titik check point, bertugas mengatur kendaraan yang boleh dan tidak melintas di lingkar Kebun Raya Bogor.

Menurut Susanto, kebijakan ganjil genap itu diberlakukan sesuai tanggal kalender. Misal hari Sabtu yang jatuh pada tanggal 1 Mei diperuntukkan bagi kendaraan yang plat nomornya ganjil.  “Besok pada hari Minggu tanggal 2 Mei, kendaraan yang diizinkan melintas adalah kendaraan dengan plat nomor genap,” kata dia.

Susatyo juga menjelaskan, untuk hari pertama pelaksanaan ganjil-genap pada Sabtu sore, petugas telah memutar balik beberapa kendaraan yang berplat nomor genap.

Selama dua jam pelaksanaan kebijakan-ganjil genap kendaraan bermotor, pada pukul 15:30 WIB sampai 17:30 WIB, petugas gabungan telah memutarbalikkan kendaraan bermotor sebanyak 2.361 kendaraan. Dengan rincian 1.331 sepeda motor (R2) dan 1.030 mobil (R4).

Akibat dari diputarbalikkannya kendaraan di lima lokasi check point tersebut, kaa Susatyo menyebabkan arus lalu lintas di jalan raya macet, seperti di Jalan Raya Pajajaran menuju ke Jalan Raya Otista, di Jalan Kapten Muslihat menuju ke Jalan H Juanda, di Jalan Pemuda menuju ke Jalan Jalak Harupat, serta di Jalan Empang menuju ke Jalan H Juanda.

Guna mengatasi kemacetan itu, tambah dia, dirinya telah menurunkan petugas dari Polresta Bogor Kota untuk mengurai kemacetan. “Kami juga siagakan anggota Polisi di lokasi kemacetan. Ini karena baru hari pertama. Mungkin setelah itu masyarakat paha  dan tidak akan melintas di wilayah tersebut bila tidak ada keperluan,” kata dia. (Riza Harahap/Ant/Aan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.