Pegawai Pemkab Pandeglang Diimbau Kenakan Sarung

  • Whatsapp
Sekda Pandeglang
Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2019, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang, Banten, dihimbau agar mengenakan sarung atau pakaian bernuansa Islami saat melaksanakan aktivitas. Imbauan itu tertuangkan dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pandeglang dengan Nomor 451.1/311-Adm.Kesra/2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Banten, Fery Hasanudin mengatakan, tepat tanggal 22 Oktoboer merupakan Hari Santri Nasional. Untuk memperingati Hari Santri, kata Fery, para pegawai di lingkungan Pemkab Pandeglang diimbau agar mengenakan pakaian bernuansa Islami.

Bacaan Lainnya

“Selama bertugas besok, pegawai laki-laki dan wanita diimbau mengenakan pakaian muslim dan muslimah. Untuk laki-laki mengenakan sarung, baju koko berwarna putih dan kopiah. Begitupun pegawai wanita, harus mengenakan busana muslim,” ungkap Fery di Gedung Setda Pandeglang, Senin (21/10/2019).

BACA JUGA:

. Ratusan Warga Desa Mekarjaya Pandeglang Berobat Gratis

. Kartu Keluarga di Pandeglang Tak Perlu Tandatangan Kepala Disdukcapil

. Irna Minta Warga Jalur Kereta Api di Pandeglang Legowo

Lanjut Fery, diimbaunya para ASN untuk mengenakan pakaian Islami pada momentum Hari Santri, bertujuan agar sama-sama ikut memiliki rasa kebersaman dan menjunjung Hari Santri tersebut.

“Jadi bukan cuma santri, tetapi semua masyarakat harus merayakan Hari Santri Nasional. Karena setiap tanggal 22 Oktober sudah ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional,” katanya.

Menurutnya, imbauan tersebut lahir dari inisiatif Pemda Pandeglang untuk menyemarakan HSN. Apalagi Pandeglang daerah yang dijuluki sejuta santri dan seribu ulama. Karena itu, dia mengajak seluruh masyarakat semarakan HSN.

“Tidak hanya diimbau untuk mengenakan pakaian Islami, tapi semua pegwai juga diminta untuk ikut upacara peringatan HSN,” ujarnya.

Diakuinya, untuk upacara peringatan Hari Santri yang digelar besok, yakni di Kecamatan Cibaliung, Menes, dan Alun-alun Pandeglang. Dikatakan Fery, perayaan HSN juga nanti akan diisi dengan pawai dan tausiah Agama.

“Ada tiga titik pusat peringatan HSN besok. Selain apel bersama, perayaan HSN itu juga akan diisi dengan berbagai kegiatan lainnya dalam menyemarakan Hari Santri ini,” tuturnya.

Saat ditanya bagaimana jika masih ada pegawai yang tidak mengenakan pakaian Islami, apakah akan dikenakan sanksi atau tidak? Fery mengaku, tidak ada sanksi bagi pegawai yang tidak menggunakan pakaian Islami. Namun diharapkannya, imbauan tersebut dipatuhi.

“Kalau sanksi bagi yang tidak menuruti imbauan itu tidak ada. Namun hanya menjadi catatan pemerintah, artinya jika mereka tidak mematuhi imbauan berarti integritasnya rendah,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.