PDAM TKR Optimis Bisa Capai Target 60 Persen Memberikan Air Bersih

oleh -
WAWANCARA : Direktur Utama PDAM TKR saat diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu. Foto : S. Sukri/Redaksi24.com.

TANGERANG, R24—Dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Tangerang, Peruaahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR) optimis bisa mencapai target 60 persen masyarakat di Kabupaten Tangerang akan mendapatkan pasokan air bersih.Hal tersebut sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Kami optimis bisa memenuhi target yang diberikan pemerintah di RPJMD 2019-2023 berupa pemberian layanan air bersih bagi 60 persen warga Kabupaten Tangerang,” ujar Direktur Utama PDAM TKR Rusdi Machmud i,” ujar Rusdi.
Rusdi mengakui walaupun secara angka tidak terbilang besar, namun target 60 persen layanan air bersih tersebut tidàklah mudah. Selain terbatasnya sumber bahan baku air bersih, terus meningkatnya jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang tentunya menjadi tantangan besar bagi seluruh stakeholder di PDAM TKR.
“Kami yakin dengan dukungan penuh dari seluruh stakeholder, khususnya dari Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar tantangan tersebut akan bisa kami atasi,” ujar Rusdi.
Menurut Rusdi, adapun usaha yang tengah dilakukan PDAM TKR dalam memenuhi target tersebut adalah selain membangun jaringan perpipaan diberbagai wilayah pihaknya juga terus membangun serta menigkatkan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik PDAM TKR.
“Debit bahan baku air bersih yang kita punya saat ini ada 5.000, sedangkan kita masih butuh 2.700 liter per detik lagi. Rencananya untuk 5 tahun kedepan ini akan terpenuhi,” ujarnya.
Sementara, menurut Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, di usia PDAM Titra Kerta Raharja yang saat ini sudah menginjak angka 43 tahun banyak tantangan-tantangan yang harus dihadapi.Namun Zaki optimis hal tersebut bisateratasi.
Beberapa hal yang perlu ditekankan adalah Pemerintah Kabupaten Tangerang merencanakan pembuatan bendungan di hilir Kali Cisadane untuk mengatasi kekurangan air baku.
“Seperti kemarin kan banjir nah itu melimpah, ada baiknya itu kita manfaatkan. Nanti kita buat kajiannya dengan kementrian terkait, begitu juga normalisasi sungai-sungai atau situ yang ada di Kabupaten Tangerang,” tandasnya. (ssp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *