PDAM Tirta Berkah Pandeglang Bangun Bilik Sterilisasi Bagi Warga di Pasar dan Terminal

  • Whatsapp
bilik sterilisasi PDAM Tirta Berkah Pandeglang
Sekda Pandeglang, Fery Hasanudin, menjadi orang pertama mencoba bilik sterilisasi yang dibangun PDAM Tirta Berkah Pandeglang.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang, menyiapkan sebanyak 5 unit bilik sterilisasi bagi warga Pandeglang. Bilik sterilisasi tersebut merupakan ruang penguapan disinfektan, yang dilengkapi alat blower untuk sterilisasi dini bagi warga dalam mencegah penyebaran wabah covid-19.

Dirut PDAM Tirta Berkah Pandeglang, Ujang Sumawinata mengatakan, untuk tahap awal pihaknya menyiapkan sebanyak 5 unit bilik sterilisasi. Sarana sterilisasi itu akan ditempatkan di lokasi-lokasi keramaian.

Bacaan Lainnya

“Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang 1 unit, di Pasar Badak, Terminal Kadubanen, serta di sejumlah Puskemas di Pandeglang selatan,” ungkapnya, Jumat (27/3/2020).

Lanjut dia, pihaknya jugab berencana akan membuat bilik sterilisasi itu dengan jumlah lebih banyak lagi. Namun untuk sementara baru 5 unit, karena pihaknya kesulitan untuk mencari alatnya.

“Intinya sarana itu kami buat untuk mencegah penyebaran covid-19 di Pandeglang, jadi melalui sarana itu masyarakat bisa melakukan pembersihan secara dini ketika hendak dan setelah melakukan aktivitas,” katanya.

Menurutnya, dalam ruang bilik sterilisasi tersebut dilengkapi dengan alat blower untuk penguapan. Jadi ketika masuk ke ruang bilik itu, warga diseterilisasi melalui penguapan. Namun sebelum masuk bilik itu, warga disarankan untuk mencuci tangan dengan cairan hand sanitizer yang sudah disiapkan di luar bilik.

“Sterilisasi di dalam bilik membutuhkan waktu 5 sampai 10 detik saja,” tuturnya.

Selain untuk mencegah penyebaran covid-19, tambah Ujang, pembuatan alat itu juga untuk memberikan motivasi kepada pihak lain untuk membuat bilik serupa. Karena sarana itu bisa dibuat siapa saja dalam mencegah penyebaran covid-19.

“Sehingga di setiap lokasi tersedia bilik sterilisasi,” harapnya.

BACA JUGA:

. Puseksmas Saketi Pandeglang Lakukan Tes Screening Bagi Warga Pendatang

. Dinsos Pandeglang Siapkan Beras Bagi ODP Corona

. Prades Cigandeng Pandeglang Semprot Fasum Pakai Disinfektan

Saat ditanya berapa banyak biaya yang dihabiskan untuk pembuatan satu unit bilik sterilisasi tersebut. Ujang mengaku, untuk satu unit itu menghabiskan anggaran sebesar Rp7,5 juta. “Jadi alat-alatnya yang lumayan malah. Ditambah susah dicarinya, karena tokonya pada tutup. Namun bisa juga dibuat sederhana untuk evisiensi anggaran,” jelasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Fery Hasanudin mengapresiasi langkah PDAM Tirta Berkah Pandeglang, yang telah membuat terobisan baru dalam melakukan pencegahan penyebaran cobid-19 di Pandeglang.

“Alat ini untuk membersihkan setiap orang secara dini. Sebagai upaya preventif dalam mencegah penyebaran covid-19,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.