PDAM TB Akan Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Tangerang

oleh -
Direktur PDAM Tirta Benteng, Sumarya saat memberikan keterangan kepada awak media.

KOTA TANGERANG, REDAKSI24.COM- Penyerahan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang ke Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, memberikan dampak positif bagi Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Benteng (PDAM TB) Kota Tangerang.

Pasalnya PDAM TB akan mendapatkan 70 ribu pelanggan dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) milik Pemkab Tangerang, hal itu juga sesuai dengan nota kesepakatan yang disetujui kedua pemerintah daerah.

Direktur PDAM Tirta Benteng, Sumarya mengatakan, setelah adanya nota kesepakatan yang telah disetujui kedua belah pihak tersebut, langkah selanjutnya adalah menindaklanjuti serah terima aset. 

“Di tahap pertama, PDAM Tirta Benteng menerima 20 ribu sambungan pelanggan yang dilakukan dengan kurun waktu 1,5 tahun di sebagian wilayah Kecamatan Neglasari, Batuceper, Tangerang dan Pinang,” jelasnya, Senin (30/8/2021).

Sumarya menjelaskan, pihaknya untuk tahap kedua akan menerima Kembali sambungan pelanggan sebanyak 50 ribu sambungan.

“Untuk tahap satu kurang lebih 300 kilometer, sedangkan untuk tahap dua masih kami lakukan verifikasi di lapangan. Hanya saja, terkait waktu sudah kita sepakati yaitu 2,5 tahun setelah tahap satu selesai. Jadi kalo di total kurang lebih 70 ribu pelanggan ini membutuhkan waktu 3,5 tahun,” ujarnya.

Menurut Sumarya, guna memperlancar peralihan sambungan itu, PDAM TB tengah mempersiapkan infrastruktur dan melakukan pemasangan jaringan perpipaan, untuk wilayah satu di tahap satu. 

“Yang kami lakukan sekarang yaitu pembangunan instalasi jaringan 1000 liter per detik, dan untuk memberikan pelayanan kami akan membeli air kepada PDAM TKR dengan batas waktu tertentu,” katanya.

Sumarya melanjutkan, penambahan sambungan tersebut akan berdampak pada kontribusi PDAM TB terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tangerang.  

“Banyaknya cakupan pelanggan ini akan menambah pemasukan bagi PDAM TB, di tahun 2020 saja kita menyetorkan sebesar Rp600 Juta, atau 58% dari laba bersih. Semoga dengan banyaknya cakupan pelanggan ini bisa berdampak pada besarnya PAD di Kota Tangerang, dan berdampak juga terhadap fasilitas dan infrastruktur bagi masyarakat,” pungkasnya. (Candra/Aan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.