PBBP2 Tak Capai Target, Warga Kota Serang Dinilai Belum Sadar Pajak

  • Whatsapp
PBBP2 Tak Capai Target
Wali Kota Serang, Banten, Syafrudin berjanji akan mengevaluasi kinerja lurah.

KOTA SERANG, REDAKSI24.COM – Penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBBP2) triwulan III Kota Serang 2019 tidak mencapai target. Kinerja lurah di ibu kota Provinsi Banten itu pun, harus dipertanyakan.

Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, perolehan PBBP2 pada triwulan III sampai bulan Oktober 2019 hanya mencapai 35 persen, dari seharusnya sudah 75 persen. Dia pun lantas mempertanyakan kinerja lurah.

Bacaan Lainnya

“Saya akan evaluasi kinerja semua lurah. Pada bulan Desember harus sudah lebih dari 75 persen,” kata Syafrudin kepada wartawan di Flamingo Hotel, kawasan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, Kamis (24//10/2019).

BACA JUGA:

. Pantau Pembuang Sampah, DLH Kota Serang Usul Pasang CCTV

. Menuju Zero Waste, Wali Kota Serang Fungsikan Pengolahan Sampah Cilowong

. Alih Fungsi Gedung Juang 45 Ditolak, Wali Kota Serang Cari Tanah Buat Perpustakaan

Kalau sampai Desember tidak juga tercapai target atau perolehan PBBP2 masih dibawah 50 persen, Syafrudin menyatakan akan melakukan pergantian aparatur di tingkat kelurahan. Dia menyebut, tidak tercapainya target PBBP2 pada triwulan ke III, lantaran tidak dikelola langsung aparatur kelurahan.

“Sekarang ini lurah menyerahkan SPPT (Surat Pemberitahuan Pajak Bumi dan Bangunan) kepada RT/RW, aparatur kelurahan tidak menagih langsung. Kalau zaman dulu lurah yang menagih, sekarang ini masyarakat bayar sendiri, dengan sistem itu mungkin kesadaran masyarakat menjadi kurang,” imbuhnya.

Syafrudin mengakui kesalahan tidak semuanya harus ditimpakan kepada aparatur kelurahan. Kemungkin juga kelemahan terjadi pada sistem yang ada. Sudah semestinya dilakukan evaluasi, paling tidak dalam satu tahun minimal 4 kali evaluasi.

“Harusnya 4 kali dievaluasi, pertama bulan april, kemudian Juli, Oktober dan Desember,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Serang, Wahyu Budi Kristiawan mengaku sudah memaksimalkan upaya pencapaian target PBBP2. Pihaknya juga sudah berupaya memberikan edukasi agar masyarakat taat bayar pajak.

“Kami sediakan mobil keliling bekerja sama dengan bank BJB ke semua kelurahan. Jadwal sudah ditentukan, tapi saat mobil datang, apratur kelurahan kurang siap, kami harus push lagi,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya sudah bekerja sama dengan Bank BJB, tokopedia dan bukalapak serta gerai minimarket untuk memudahkan masyarakat membayar pajak.

“Sebenarnya saluran untuk membayar pajak sudah mudah, tinggal masyarakat yang belum sadar bayar pajak,” tandasnya.(Adi/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.