Pasca Lebaran, Petugas Polres Cilegon Perketat Keluar Masuk Pelabuhan Merak

  • Whatsapp
cek poin polres cilegon
Kapolres Kota Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Pasca Hari Raya Idul Fitri 2020 petugas Polres Cilegon dibantu TNI, Dishub dan Satpol PP terus memperketat pemeriksaan kendaraan dan orang yang hendak menyeberang maupun datang melalui Pelabuhan Merak. Penyekatan dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19.

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana mengatakan, pihaknya dibantu petugas gabungan lainnya terus memperketat pemeriksaan terhadap kendaraan dari luar daerah yang hendak masuk ke Provinsi Banten, khususnya Kota Cilegon melalui Pelabuhan Merak.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hal tersebut dilakukan sesuai dengan surat edaran gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 No 4 tahun 2020 tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dan kendaraan dalam percepatan penanganan Covid-19. Namun, ada beberapa kriteria yang harus ditaati agar dapat lolos dari pemeriksaan di pos cek poin.

“Kendaraan yang boleh melintas itu  kendaraan yang mengangkut sembako, obat-obatan, pengangkut petugas, Damkar, dan ambulan,” jelas AKBP Yudhis Wibisana kepada wartawan, Jumat (29/5/2020).

Sedangkan untuk kriteria perjalanan orang harus melengkapi beberapa syarat, diantaranya surat tugas, surat sehat, hasil rapid test atau hasil PCR Swab dengan hasil negatif Covid-19 bagi pihak dari lembaga pemerintah atau swasta dan aparatur sipil Negara. Mereka juga harus menunjukan identitas diri dan melaporkan rencana perjalanannya.

“Termasuk pelayanan kesehatan darurat/perjalanan yang keluarga sakit keras atau meninggal dunia harus dapat menunjukan identitas diri, Surat rujukan dari rumah sakit ke tempat pengobatan lain, surat keterangan kematian dari tempat asal korban, surat sehat, hasil rapid test atau hasil PCR Swab dengan hasil negatif Covid-19,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Yudhis, untuk para pekerja migran Indonesia, WNI, pelajar/mahasiswa dari luar negeri serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah ke daerah harus dilengkapi identitas yang sah.

Dokumen itu diantaranya, surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI)/Surat keterangan dari Perwakilan RI diluar Negeri, surat keterangan dari universitas/ sekolah bagi mahasiswa/pelajar, surat sehat hasil rapid test atau hasil PCR Swab dengan hasil negatif Covid-19 dan proses pemulangan harus dilaksanakan secara terorganisir.

“Pemeriksaan dilakukan di beberapa cek poin,  diantaranya di depan pintu masuk dan area dalam Pelabuhan Merak, Pertigaan Gerem dan Gerbang Tol Merak,” tegasnya seraya menambahkan pihaknya terus melakukan monitoring dan evaluasi harian terkait jumlah penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Merak.

Dari data Rabu (27/5/2020), ada sebanyak 1.651 unit kendaraan dan 110 orang atau penumpang yang masuk Pelabuhan Merak. Sedangkan pada Kamis (28/5/2020) jumlahnya sebanyak 1.996 unit kendaraan dan 121 orang. “Sedangkan, untuk hari ini, Jumat (29/5/2020), ada dua kendaraan yang dikembalikan ke tempat asal pemberangkatannya (arah Jakarta),” tandasnya.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.