Pasar Cisoka Dipagar, Pedagang Sebut Bupati Tangerang Mati Nurani

oleh -
Pasar Cisoka Dipagar, Pedagang Sebut Bupati Tangerang Mati Nurani perumda pasar NKR kabupaten tangerang
Kecaman yang dibentangkan pedagang diantaranya bertuliskan; "RIP Keadilan" Matinya Nurani Bupati Tangerang" dan "Kami Mencari Keadilan" serta "Presiden RI Bantu Kami"

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Sejumlah pedagang menggelar aksi unjukrasa di Pasar Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (31/8/2021). Mereka memprotes pemagaran pasar tradisional Cisoka yang dilakukan Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang.

Pantauan wartawan di lokasi, pedagang bersama warga berorasi memprotes pemasangan pagar jalan keluar Pasar Cisoka. Mereka membentangkan karton berisi tulisan kecaman kepada Perumda NKR, selaku pengelola pasar dan Bupati Tangerang.

Kecaman yang dibentangkan pedagang diantaranya bertuliskan; “RIP Keadilan” Matinya Nurani Bupati Tangerang” dan “Kami Mencari Keadilan” serta “Presiden RI Bantu Kami”

Selain membentangkan karton bertuliskan kecaman, pedagang yang berunjukrasa juga mengibarkan puluhan bendera kuning di atas pagar jalan akses keluar Pasar Cisoka. Bendera kuning disimbolkan sebagai matinya nurani para pemegang kebijakan, khususnya para pengelola pasar tradisional tAersebut.

BACA JUGA: Ikuti Monev, Pemkab Tangerang Tingkatkan Keterbukaan Informasi

H Ato, salah satu pedagang yang berunjukrasa menyebut, pemasangan pagar yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Perumda Pasar NKR, telah melumpuhkan ekonomi pedagang.

“Menutup akses pasar sama dengan membunuh pedagang, apalagi saat pandemi COVID-19. Kami minta bupati (Tangerang) membuka lagi pagar ini,” ujar H Ato yang dibarengi teriakan dukungan dari pedagang dan warga yang terdampak pemagaran jalan akses keluar Pasar Cisoka itu.

Menanggapi aksi protes pedagang dan warga, Camat Cisoka, Kabupaten Tangerang, Ahmad Hapid menyatakan, pemagaran Pasar Cisoka merupakan program penataan pasar yang dilakukan Pemkab Tangerang melalui Perumda Pasar NKR.

“Program penataan pasar agar Pasar Cisoka aman, nyaman, tertib dan indah, serta memproteksi atau melindungi aset pasar,” jelas Hapid kepada wartawan Selasa (31/8/2021).

Pemagaran sepanjang jalan akses keluar pasar, lanjut Hapid, juga bertujuan untuk mempersempit ruang gerak pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan menuju pasar tradisional Cisoka.

Hapid menyebut untuk aktivitas warga di sepanjang jalan tersebut, pihak pengelola pasar sudah menyiapkan pintu masuk yang memadai.

“Kalau mereka (PKL) berkeinginan tetap berjualan, silahkan bergabung ke dalam pasar, sehingga lebih tertib,  karena sudah diberikan kelonggaran untuk lorong jalan dan pintu keluar masuk,” jelas Hapid.

Sementara Direktur Utama Perumda Pasar NKR Kabupaten Tangerang, Syaefunnur Maszah SH MM hingga kini belum memberi keterangan terkait aksi protes pedagang tersebut. Konfirmasi wartawan yang disampaikan melalui pesan WhatsApp juga belum mendapat jawaban.(RM1/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.