Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Pandeglang Diminta Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

  • Whatsapp
Pilkada pandeglang, protokol kesehatan, pandemi covid-19, pasangan calon, rakor,
Pemkab Pandeglang menggelar Rakor persiapan Pilkada.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang semakin dekat. Pelaksanaan Pilkada kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab dihelat di tengah pandemi Covid-19, sehingga harus menerapkan protokol kesehatan.

Dalam mencegah klaster baru Covid-19 di tengah pesta demokrasi Pilkada, para pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang dan penyelenggaran pemilu diminta untuk disiplin menerapkan prokes. Bahkan Paslon harus gencar menyosialisasikan prokes kepada masyarakat pada saat kampanye maupun kegiatan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Pilkada harus menerapkan Prokes covid-19 agar tidak menimbulkan klaster baru, calon dan penyelenggara harus memberikan edukasi prokes, supaya Pilkada aman dari Covid-19,” ungkap Pjs Bupati Pandeglang, Gunawan Rusminto dalam Rapat Kordinasi (Rakor) Persiapan akhir Pilkada Tahun 2020 di Pendopo Pabdeglang, Senin (16/11/2020).

Ia tidak menginginkan kasus Covid-19 meningkat pasca Pilkada Pandeglang. Karena itu penerapan Prokes harus maksimal dan sosialisasinya lebih ditingkatkan lagi.

“Telah disepakati bersama semua pelaksana pilkada kalau masyarakat tidak memakai masker saat datang ke TPS  tidak diperbolehkan untuk mencoblos,” katanya.

BACA JUGA: Dilantik, Ribuan Pengawas TPS Pilkada Pandeglang Resmi Bertugas

Sementara, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang) Provinsi Banten, Sugiono menuturkan, Rakor untuk mengetahui situasi politik Pilkada Pandeglang di tengah pandemi covid-19. Ia juga menekankan, semua pihak harus memaksimalkan penerapan prokes covid-19.

“Kami ingin protokes dimaksimalkan, supaya tidak menimbulkan kasus baru covid-19 pasca pilkada,” tandasnya.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.