Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Rumah Kos di Cilegon

  • Whatsapp
razia rumah kos
Pasangan bukan suami istri yang terjaring razia diamankan ke Kantor Kelurahan Citangkil, Cilegon untuk diberikan pembinaan.

CILEGON, REDAKSI24.COM – Petugas Polres Cilegon, Polda Banten tengah gencar menggelar razia rumah kos dan kontrakan. Dalam razia dengan sandi Operasi Bina Kusuma itu, petugas mengamankan pasangan bukan suami istri sedang berduaan di rumah kos kawasan Jalan Buyut Arman, Citangkil.

“Ini baru hari pertama, masih ada 19 hari lagi operasi bina kusuma. Hair pertama kami mengamankan satu pasangan bukan suami istri yang berduaan di dalam rumah kos,” ujar Kasat Binmas Polres Cilegon, AKP Yudi Permana, Kamis (27/2/2020).

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan, razia rumah kos dan kontrakan serta tempat yang berpotensi terjadinya penyakit masyarakat (Pekat) ditujukan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. Operasi Bina Kusuma itu, menyasar warga yang kerap melakukan tindakan kriminal atau asusila pada titik titik tertentu.

Satu pasangan yang bukan suami istri yang diamankan dari salah satu kamar kos di Jalan Buyut Arman, Citangkil, Kota Cilegon diketahui berinisial RK (28) warga Jambi. Sedangkan pasangan wanitanya berinisial FM (25) warga Cilegon.

“Pasangan yang terjaring razia kami bawa ke kantor kelurahan untuk dimintai keterangan dan membuat surat perjanjian,” tambah AKP Yudi Permana.

AKP Yudi mengatakan, dalam menggelar operasi bina kusuma, pihaknya membagi dua grup. Pertama memeriksa rumah kos dan kontrakan di kawasan Citangkil. Sedangkan grup kedua melakukan pemeriksaan rumah kos di kawasan Terminal Seruni, Cibeber.

“Operasi bina kusuma, akan kami gelar selama 20 hari, untuk meminimalisir kenakalan remaja, tindakan premanisme dan konflik yang meresahkan masyarakat. Bukan cuma kos, seluruh tempat yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas dan Pekat, kami periksa,” jelasnya.

BACA JUGA:

. Kalapas Cilegon Ingatkan Anak Buahnya Tidak Main-main dengan Narkoba

. Mahasiswa Cilegon Cabut Laporan ke Propam Polda Banten

. Jelang Pilkada, Forkompinda Kota Cilegon Sepakat Ciptakan Situasi Kondusif

Sementara itu, Lurah Citangkil, Feberwanto mengaku pihaknya bersama RT dan RW sedang melakukan pendataan ulang para penghuni kontrakan dan rumah kos. Tujuannya untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, seperti ini pasangan mesum atau terorisme.

“Kami sedang melakukan pendataan, tapi penghuni kontrakan atau kos itu silih berganti. Ada yang taat aturan, ada yang tidak. Yang tidak taat aturan itu yang masalah buat kami,” katanya.

Feberwanto menyatakan, pihaknya mengaku telah menjalin koordinasi dengan para pemilik kos dan kontrakan agar para penghuninya memberikan laporan kepada pengurus RT dan RW maupun petugas kelurahan.(Firasat/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.