Paramount Land Rilis 39 Rumah Mewah Seharga Mulai Dari 1,9 Miliar

oleh -
Paramount Land
Desain Club House [email protected] Village/Istimewa.

KABUPATEN TANGERANG,REDAKSI24.COM–Paramount Land resmi merilis ke pasar 39 unit rumah mewahnya di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang ke pasar. Kluster rumah yang diberi nama ‘[email protected] Village’ dipasarkan dengan harga mulai dari  dari Rp 1,9 miliar

“Paramount menawarkan hunian ini dalam jumlah terbatas, hanya 39 unit, dengan harga mulai dari Rp 1,9 miliar termasuk PPN,” ujar Associate Director Paramount Land M Nawawi dalam keterangan persnya kepada Redaksi24.com, Rabu (21/10/2020).

Nawawi menjelaskan, selain berada di kawasan premium yakni kawasan Gading Serpong yang dapat diakses melalui Tol Jakarta-Tangerang dan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) serta telah memiliki berbagai fasilitas dasar seperti kesehatan, pendidikan serta berbagai kebutuhan lainnya. Rumah di [email protected] Village ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap seperti  tiga kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, pantry, kamar mandi, dan carport.

“Kami sediakan empat tipe, yaitu 84/64 meter persegi, 102/80 meter persegi, dan 122/120 meter persegi serta 120/90 meter persegi dan semua tipe ini dilengkapi tiga kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga, pantry, kamar mandi, dan carport,” paparnya.

Nawawi mengaku dari hasil penjualan 39 unit rumah di [email protected] Village pihaknya bisa mengumpulkan pendapatan hingga Rp70 miliar.

“Untuk memberikan kesempatan konsumen memiliki produk terbaru ini, Paramount  menyediakan beragam cara pembayaran, di antaranya tunai keras, fasilitas KPR, dan tunai bertahap hingga 36 kali,” paparnya.

Presiden Direktur Paramount Land Ervan Adi Nugroho menambahkan, hunian merupakan kebutuhan dasar yang akan terus ada meski di tengah Pandemi Covid-19.

Tak mengherankan jika hingga saat ini, baik hunian maupun komersial menjadi penopang pasar properti yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Nasional.

Selain itu, kata ervan, properti menjadi pilihan paling aman untuk berinvestasi karena dampak sentimen pandemi tidak setajam sektor-sektor ekonomi lainnya.

“Saat inilah momen yang tepat untuk berinvestasi di sektor properti yang bersifat long-term dan selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya,” imbuh ervan.

Hal ini juga seiring dengan dukungan Pemerintah yang akan terus memberikan kemudahan regulasi, seperti diturunkannya suku bunga acuan oleh Bank Indonesia (BI) menjadi 4 persen.

“Ini yang diharapkan dapat membuat sektor properti lebih bergairah,” tuntas Ervan.(Hendra)

No More Posts Available.

No more pages to load.