Para Seniman Pandeglang Tampilkan Kreatifitas Melalui Gelaran Mural

oleh -

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Para seniman yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang, menampilkan keahlian dan kreativitasnya melalui gelaran Mural yang diselenggarakan oleh Komunitas Predistive Systems (PRDS), kegiatan yang digelar di wilayah Carita itu sebagai upaya dalam mendorong destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut.

Acara Mural atau seni lukis yang dilangsungkan di sekitaran Pasar Catita, Pandeglang itu melibatkan beberapa komunitas seniman baik dari dalam hingga luar Pandeglang, seperti Losmen Yosi Carita, Ruang Kreatif Halaman Budaya Panimbang. 

Selain itu ada juga komunitas seniman Juang Kreasi Unma, Anyus Labuan, Gardu Cupang Pandeglang, Komunitas Cahaya Menes, Rendi Galery Saketi, Weaddict Pagelaran, Boeadbaeud Cikedal, Ruang Sandiwara Carita, Teater Guriang Rangkas Bitung.

Adapun artist live mural diantaranya Oncord (Jakarta), Emens (Riau), Galmonst (Bekasi), Skiwiks (Bekasi), Broto (Hima KBSR UNJ), Oong (Menes), Nadif (Menes), Night People (Labuan) Ozos (Mandalawangi), Anyus (labuan), Buhbuh (Menes), Jendol and Yops (Menes-Panimbang) Ucup Pandeglang dan DHDT (Cikedal).

BACA JUGA: Kinerja Dinsos Pandeglang Dipertanyakan Soal Tangani Anak Jalanan

Ketua PRDS, Reza Reynaldi mengatakan, acara ini digelar guna membangkitkan potensi para seniman khususnya yang ada di Kabupaten Pandeglang, selain itu juga untuk meningkatkan produktivitas di tengah pandemi COVID-19.

“Melihat wilayah Pandeglang sudah terkenal dengan destinasi wisata alamnya. Maka harapan besar kami dengan acara ini bisa meningkatkan  para wisatawan yang ada di wilayah ini (Carita, red),” ungkapnya, Minggu (28/2/2021).

Dikatakannya lagi, acara ini akan menjadikan area di sekeliling pasar Carita menjadi destinasi wisata edukatif sekaligus menyertakan dalam menata Kota Pandeglang, khususnya pasar Carita.

“Mural menjadikan citra positif bagi masyarakat sekitar, menjadi spot foto untuk wisatawan yang akan berkunjung ke area wisata pantai dan wisata lainnya di Carita,” katanya.

Sementara, Ketua panitia Mural, Agus Rohman menuturkan, kegiatan yang ditampilkan para seniman akan meninggalkan nilai positif bagi masyarakat sekitar. Tidak hanya bagi pecinta seni, bahkan kegiatan ini juga mendapat respon positif dari wisatawan yang berkunjung ke wilayah Carita.

“Untuk para peserta yang tergabung, bebas menentukan isi mural tanpa mengandung unsur pornografi dan tulisan kasar yang dapat menyinggung,” ujarnya.

Diharapkannya, gelaran senirupa ini semakin terjaga solidaritas dan mengangkat eksistensi para seniman, khususnya yang ada di wilayah Pandeglang.

“Hal ini juga semoga menjadi agenda tahunan, dan bisa berkelanjutan. Karena untuk hal inj meningkatkan nilai seni rupa khususnya mural di setiap daerah masing-masing yang ada di Pandeglang,” tandasnya. (Samsul/Hendra)