P4TRA Sebut Ada Dugaan Pengurangan Spesifikasi dan Kualitas pada  Proyek Pedestrian di Jalan Kalimantan BSD City 

  • Whatsapp
PU Kota Tangsel
Telihat plang proyek Pedestrian di Jalan Kalimantan BSD City tanpa mencantumkan nilai anggarannya.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Proyek pedestrian di Jalan Kalimantan BSD City di Kelurahan Rawa Mekar Jaya Serpong milik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali disoal.

Kini muncul tudingan, adanya indikasi pengurangan spek dan kualitas saluran air beton bertulang atau u-ditch pada proyek yang dilaksanakan di tengah wabah Covid-19 itu.

Bacaan Lainnya

Juru bicara Presidium Pemantau dan Pengawas Pembangunan Tangerang Raya (P4TRA) Hilman menyebut, bahwa spek U-Ditch (jenis saluran air beton bertulang yang memiliki bentuk penampang menyerupai huruf U) pada proyek tersebut seharusnya K-350. Tetapi, yang terlihat kualitasnya U-Ditch yang digunakan diragukan.

“Kualitas U-Ditch nya jelek, K-350 nya diragukan. Kalau dilihat dari kualitas barang (U-Ditch-red) diduga ada pengkondisian Pejabat Pelaksana Teknis Kerja (PPTK) dengan pelaksana proyek. Indikasi pengurangan spek dan kualitas U-Ditch,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis (24/9/2020) malam.

Sebelumnya diberitakan Redaksi24.com, proyek pedestrian itu disoal lantaran jumlah anggaran yang digunakan tak dicantumkan dalam plang proyek tersebut.

BACA JUGA: Nilai Proyek Tidak Tercantum di Plang, Pembangunan Pedestrian di Serpong Dipersoalkan

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel Ate Quesyini Ilyas merasa heran, lantaran nilai anggaran tidak dicantumkan dalam plang atau papan proyek.

“Kok bisa? Harusnya ditulis. Itukan bagian dari informasi. Harus dicantumkan dana atau anggarannya, waktu pelaksanaan di plang proyek,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2020).

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi.

Kepala Bidang Pedestrian DPU Tangsel Eka Pribawa pun enggan menanggapi soal tudingan indikasi pengurangan spesifikasi dalam proyek pedestrian tersebut.

“Iya, nanti aja ya,” singkatnya saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, kemarin.

Diketahui, alokasi anggaran proyek pedestrian tersebut sebesar 3,5 milyar. Proyek tersebut digarap oleh PT Tigalapan Adam Internasional selaku kontraktor pelaksana, dengan nilai kontrak sebesar 3,2 milyar lebih.

U-Ditch pada proyek pedestrian tersebut seharusnya menggunakan spek K-350 dengan ukuran 40 x 40 cm, dan panjang pemasangan sekitar 1.200 meter, dengan waktu pelaksanaan pekerjaan selama 140 hari.(wvyh/Hendra)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.