Operasional Bus AKAP di Terminal Labuan Pandeglang Bakal Dibatasi

  • Whatsapp
terminal labuan
Terminal Labuan Pandeglang hingga kini masih ditutup bagi armada AKAP.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Menghadapi New Normal atau tatanan kehidupan baru pada masa pandemi covid-19, Terminal Bus AKAP Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, bakal segera dioperasikan. Saat ini pengelola terminal antar provinsi itu tengah melakukan berbagai persiapan.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Labuan, Pandeglang, Lina Darlina mengatakan, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan untuk menyambut pembukaan kembali terminal, mulai ketersediaan sarana cuci tangan, alat pengecekan suhu, penyemprotan disinfektan hingga tenda pemeriksaan suhu tubuh penumpang bus.

Bacaan Lainnya

“Ketika terminal dibuka lagi, protokol kesehatan lebih diperketat. Kalau untuk sarana cuci tangan sudah tersedia, tinggal sarana lainnya yang sedang dipersiapkan,” ungkap Lina saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Senin (15/6/2020).

Lanjut Lina, beberapa hari lalu juga pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan para pengelola bus AKAP, khususnya yang melayani Rute Labuan Pandeglang-Kalideres Jakarta terkait rencana dioperasikannya lagi moda transportasi darat. Dari hasil rapat tersebut disepakati  armada yang dioperasikan dibatasi dengan pengaturan pemberangkatan.

“Jika disesuaikan dengan kondisi sekarang, armada yang dioperasikan nanti hanya sekitar 6 sampai 8 unit dari setiap PO (Perusahaan Otobus). Mulai dari PO Asli Prima, Murni Jaya, Murni Putih ditambah Arimbi sebanyak 2 unit,” katanya.

Menurutnya, ketika nanti terminal sudah dioperasikan lagi, warga atau calon penumpang bus akan dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, diarahkan untuk cuci tangan serta harus menggunakan masker.

“Ketika ada calon penumpang yang tidak menggunakan masker, pihak armada punya kesiapan untuk membantu penumpang dalam penerapan protokol kesehatan,” ujarnya.

Saat ditanya kapan waktu akan dibukanya kembali terminal. Lina mengaku, masih menunggu keputusan dari BPTD Banten. Namun dipastikan dalam waktu dekat ini terminal akan segera dioperasikan, mengingat menjadi kebutuhan masyarakat.

“Saya juga akan koordinasi lagi dengan tim gugus tugas penanggulangan covid-19, dengan dinas perhubungan serta pihak terkait lainnya. Namun dipastikan dalam waktu dekat segera dibuka,” tuturnya.

Sementara, Pengurus Bus Asli Prima, H Dedi mengaku kecewa dengan pengelola Terminal Labuan. Sebab, kata Dedi, pada Kamis lalu telah dilakukan rapat koordinasi terkait persiapan dibukanya kembali terminal, bahkan dari hasil rapat itu telah ada kesepakatan hari ini (Senin, 15/6/2020) terminal mulai dibuka.

Tapi kata Dedi, pada kenyataanya hingga sekarang terminal masih ditutup dan belum ada tanda-tanda akan dibuka lagi. “Dari hasil rapat beberapa hari lalu terminal akan dibuka dengan pembatasan jumlah armada. Tapi sampai sekarang belum dibuka juga,” imbuhnya.

Harusnya, kata Dedi, pihak terminal menjaga komitmen yang sudah disepakati pada rapat beberapa waktu lalu. Bahkannya, semua pengurus PO sepakat jumlah armada yang beroperasi hayang sebanyak 5 unit.

“Semalam saya sampai begadang di terminal, karena tadinya pada pukul 00:00 WIB akan dibuka, tapi sampai sekarang masih tutup,” katanya dengan nada kesal.(Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.