Ombudsman Desak Pemkot Tangsel dan Polisi Usut Tuntas Kasus Lurah Yang Amuk SMAN 3

  • Whatsapp
Kepala Ombudsman RI perwakilan Banten, Dedy Irsan.

KOTA TANGSEL, REDAKSI24.COM – Ombudsman Banten mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk segera menuntaskan kasus pelanggaran disiplin dan kode etik Lurah Benda Baru yang mengamuk dan merusak fasilitas SMAN 3 Tangsel lantaran calon siswa titipannya tidak lolos. 

Hal tersebut diungkapkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangerang Selatan Apendi. “Saat ini kami belum bisa berbuat apa-apa, karena masih menunggu proses pemeriksaan dari Inspektorat Tangsel,” kata Apendi saat dihubungi, Jumat (24/7/2020).

Bacaan Lainnya

Apendi menuturkan, saat ini Lurah Benda Baru, Saidun masih aktif bekerja. Lantaran pihaknya tidak bisa melakukan penonaktifan sebelum proses pemeriksaan selesai.

“Statusnya saat ini masih aktif bekerja sebagai lurah. Enggak bisa langsung di non-job kan, karena kita mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2010, tentang Disiplin ASN,” pungkasnya. 

BACA JUGA: Siswa Titipannya Tidak Diterima di SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Amuk Sekolah

Sementara itu, Kepala Ombudsman RI perwakilan Banten Dedy Irsan mendesak agar Pemkot Tangsel serius menangani pelanggaran kode etik dengan cepat.

“Saat ini, Pemkot Tangsel masih biasa-biasa saja. Kami minta kasus ini ditangani dengan serius, karena infonya Lurah Benda Baru menitipkan sampai enam calon siswa. Itu tidak dibenarkan. Perlu pendalaman juga peran Lurah tersebut sampai bisa menitipkan calon siswa sebanyak itu,” kata Dedy saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2020).

Dedy mendesak, Pemkot Tangsel harus bertindak tegas menangani kasus pelanggaran kode etik berupa pengrusakan fasilitas dan menitipkan calon siswa di SMAN 3 Tangsel.

“Pokoknya harus tegas dan cepat. Sehingga tidak menjadi bola liar dan memberikan stigma negatif kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kami juga meminta pihak kepolisian tetap memproses tindak pidana pengrusakan serta pemaksaan tersebut,” desaknya.

BACA JUGA: DPRD Desak Pemerintah Tangsel Berikan Sanksi Lurah Benda Baru Yang Ngamuk di SMAN 3

Sedangkan soal surat desakannya yang ditembuskan ke Wali Kota Tangsel, Dedy menuturkan, bahwa kasus tersebut masih dalam proses dan belum dapat diumumkan.

“Mungkin minggu depan sudah ada hasilnya. Tetapi kita akan terus tagih atas putusan atau sanksi yang diberikan Pemkot Tangsel kepada Lurah Benda Baru untuk mempertanggungjawabkan tindakannya tersebut,” pungkasnya. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.