Ngaruat Bumi: Tradisi Yang Masih Dilestarikan Masyarakat Jatiwaringin Mauk

oleh -
Ngaruat Bumi: Tradisi Yang Masih Dilestarikan Masyarakat Jatiwaringin Mauk

KABUPATEN TANGERANG, REDAKSI24.COM – Banyak tradisi peninggalan nenek moyang terdahulu yang sampai saat ini masih dilestarikan masyarakat Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, salah satunya ialah ‘Ngaruat Bumi’.

‘Ngaruat Bumi’ dalam bahasa sunda sendiri adalah Ngarawat bumi (Memelihara bumi) atau juga disebut selametan bumi. Sebagai wujud syukur kepada Allah SWT atas segala yang diperoleh dari hasil bumi selama ini. Masyarakat Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk sendiri menggelar acara tersebut satu kali dalam setahun, biasanya dalam kalender Hijriyah Islam bertepatan pada bulan Rabiul Awal (Maulid).

BACA JUGA: DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Nilai Peh Cun Warisan Budaya Tak Ternilai Milik Kota Tangerang

Kepala Desa Jatiwaringin Mauk, Hasan Bahri mengatakan, acara Ngaruat Bumi atau rawat bumi yang dilaksanakan oleh masyarakat desanya adalah tradisi nenek moyang terdahulu yang hingga saat ini masih dilestarikan. Manifestasi wujud rasa syukur itu berupa ritual tasyakuran yang digelar secara bersama-sama dengan membawa makanan siap saji yang dibawa masing-masing untuk didoakan dan kemudian dimakan secara bersama-sama.

BACA JUGA: Prancis Dirongrong Aksi Islamofobia Serang Pusat Kebudayaan Islam

“Ini (Ruwat Bumi_red) tradisi dari orang tua terdahulu yang dirasa baik dan perlu dilestarikan, apalagi dengan menggelar doa bersama Insya Allah akan membawa keberkahan,” kata Kades yang akrab disapa Baron kepada redaksi24.com, Kamis (4/11/2021).

BACA JUGA: Mahasiswa Asal Indonesia Juara Kompetisi Seni dan Budaya di Turki

Selain itu, lanjutnya, momentum ritual Ruwat Bumi kali ini juga disempatkan dengan berziarah ke makam salah satu tokoh sepuh yang ada di makam nunut. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendoakan dan bisa mengenal siapa saja tokoh-tokoh terdahulu yang menyebarkan ajaran islam di Desa Jatiwaringin.

“Mudah-mudahan kedepan masyarakat Jatiwaringin diberikan keselamatan dan kemakmuran,” pungkasnya. (Ade/Hendra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.