New Normal, Dispar Pandeglang Diminta Genjot Kunjungan Wisata

  • Whatsapp
wisata pandeglang
Penggiat pariwisata dari Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC), E Supriadi Franky.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Penggiat Pariwisata Pantai Carita, meminta kepada Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang untuk melakukan terobosan baru dalam meningkatkan kunjungan wisata pada era New Normal covid-19.

Seorang penggiat pariwisata dari Komunitas Peduli Pariwisata Carita (KPPC), E Supriadi Franky mengatakan, sejak dulu hingga sekarang destinasi wiata di Kecamatan Carita, Pandeglang, tidak ada perubahan yang signifikan.

Bacaan Lainnya

Terlebih pasca dilanda bencana tsunami Selat Sunda 2018 lalu. Dan sekarang dilanda pandemi covid-19, kondisi wisata di kawasan Carita bahkan semakin terpuruk. Untuk itu, pihaknya meminta Dispar Pandeglang membuat terobosan baru menyusul dibukanya kembali objek wisata pada era New Normal dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Harus ada terobosan supaya wisata Pandeglang meningkat. Sejauh ini stagnan, bahkan terpuruk,” ungkap Franky saat ditemui di salah satu kawasan wisata pantai di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Pandeglang, Senin (29/6/2020).

BACA JUGA: Objek Wisata Dibuka, UKM di Pandeglang Mulai Aktivitas Lagi

Ia melihat, ada sisi kelemahan pemerintah dalam meningkatkan pariwisata di Pandeglang, salah satunya lambannya penataan kawasan wisata, penyediaan sarana penunjang objek wisata serta lainnya yang mampu menarik minat wisatawan berkunjung ke kawasan wisata di Pandeglang.

“Harusnya pihak Dispar bisa membuat konsep yang bagus dalam meningkatkan destinasi wisata. Supaya wisatawan bisa tertarik untuk datang ke Pandeglang,” katanya.

Menurutnya, salah satu yang harus dilakukan pihak Dispar supaya objek wisata di Pandeglang meningkat, yaitu dengan menyediakan sarana penunjang wisata serta melakukan penataan sarana umum yang ada di sekitaran objek wisata. Seperti penataan trotoar dan sarana penunjang lainnya.

“Saya sempat mengusulkan agar di kawasan wisata Pantai Carita dibuat gedung pentas seni budaya. Sehingga tiap hari libur, dilakukan pertunjukan seni budaya lokal, saya yakin itu bisa mendongkrak kunjungan wisata,” ujarnya.

Dikatakannya, pandemi covid-19 muncul tidak diketahui, bahkan berakhirnyapun tidak diketahui. Dengan New Normal, kata dia, pemerintah harus melakukan konsep agar bagimana objek wisata bisa maju ditengah pandemi covid-19.

“Pemerintah harusnya bisa melakukan subsidi silang, misalnya penyediaan sarana dalam penerapan dilakukan, tidak semua disediakan pengelola wisata,” tuturnya.

BACA JUGA: Jelang New Normal, Objek Wisata di Pandeglang Mulai Buka Lagi

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang, Asmani Raneyanti mengaku, pihaknya hanya mampu melakukan promosi wisata. Adapun untuk penyediaan sarana penunjang di kawasan wisata itu perlu biaya, sementara sekarang ini kegiatan yang dilakukan Dispar semuanya non budgeter alias tanpa anggaran pemerintah.

“Ya perlu diketahui juga anggaran kami terbatas. Kegiatan ¬†juga semua non budgeter. Jadi sekarang ini upaya dalam meningkatkan pariwisata hanya nelalui promosi,” imbuhnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.