Nekat Beraksi Di Masjid, Pelaku Curanmor Terkapar Dihujani Bogem Warga

  • Whatsapp
Pelaku Curanmo dikeroyok massa.

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM – Di tengah kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19, aksi pencurian kendaran bermotor (curanmor) di Pamulang semakin marak. Bahkan, mereka nekat menggasak motor milik jamaah di masjid.

Seperti dialami Suhendar, pria 49 tahun ini hampir menjadi korban curanmor saat dirinya melaksanakan shalat isya di Masjid Qubatul Islam Jalan Lele Raya, Bambu Apus, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Kamis (25/6/2020) malam.

Bacaan Lainnya

“Kejadiannya saat adzan isya, sekira pukul 19.00 WIB. Saya curiga, ada tiga orang naik satu motor yang berhenti di depan masjid. Kalau mau salat, pasti langsung masuk dan ambil wudhu. Tapi, ini ada satu orang yang mondar-mandir di depan masjid, saya jadi curiga,” kata Suhendar, pasca kejadian.

BACA JUGA: Ditengah Merebaknya Covid-19, Kejahatan Jalanan di Tangsel Semakin Marak

Merasa curiga, Suhendar pun mengamati tiga orang tersebut. Dan tidak lama berselang sekira 10 menit, salah satu pelaku mulai beraksi. Menaiki motornya dan merusak kontak kuncinya.

“Nah saat qomat pelaku mulai beraksi dan berhasil bobol kontak kunci motor saya. Udah nyala dan mau dibawa kabur, akhirnya saya teriakin maling dan banyak warga spontan langsung mengejar itu maling,” ungkapnya.

Warga yang mendengar teriakan Suhendar langsung mencegah pelaku yang terpergok dan berusaha kabur bersama dua rekannya. Tetapi malang, upaya pelaku untuk kabur sia-sia. Meski sempat melawan, pelaku terkapar karena dihujani bogem oleh warga yang kesal terhadap aksi curanmor tersebut.

BACA JUGA: Motor Wartawan di Tangsel Lenyap Digondol Maling

Saat ini, pelaku curanmor itu diamankan di Kepolisian Sektor (Polsek) Pamulang dan sedang dilakukan penyelidikan untuk pengembangan.

Sebelumnya, aksi curanmor juga terjadi di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangsel, pada Rabu (24/6/2020). Sebanyak 3 unit motor hilang di waktu bersamaan sekira pukul 03.00 WIB.

Untuk mencegah terjadinya kejadian serupa, kini warga memasang tiga Closed Circuit Television (CCTV) di tiga titik di Jalan Haji Taip, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang. Selain itu, warga juga memasang portal untuk membatasi ruang gerak para maling. (wvyh/Aan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.