Nekad Curi Motor Demi Anak Belajar Online, Juru Parkir Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Juru Parkir Curi Motor
Tangkapan CCTV, pelaku ZA bersama seorang rekannya diduga tengah mencuri sepeda motor di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara .

MEDAN, REDAKSI24.COM—Kasus berlatar belakang demi menuhi kebutuhan anak belajar online kembali terjadi, kali ini seorang juru parkir (jukir) berinisial ZA ditangkap petugas Unit Resmob (Reserse Mobil) Polrestabes Medan lantaran diduga mencuri sepeda motor untuk membeli ponsel anaknya belajar secara daring.

Aksi tindak pidana ZA tersebut terjadi di Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara. Kepada penyidik, pria yang kesehariannya berprofesi  tukang parkir itu mengaku nekad mencuri sepeda motor untuk membeli handphone anaknya agar dapat belajar online atau daring.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku baru pertama kali mencuri sepeda motor. Uang hasil penjualannya  diserakan kepada istrinya untuk biaya hidup dan sekolah anak,”ungkap Kepala Unit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Donny Pance, Jumat.

Aksi nekad ZA bersama seorang rekannya yang kini buron terungkap berkat rekaman CCTV di sebuah tempat indekos di Jalan Sisingamangaraja. Dalam rekaman tersebut, menurut Donny, kedua pelaku berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor jenis matik.

“Pemiliknya kemudian melaporkan kejadian itu ke Polrestabes Medan yang selanjutnya petugas kami melakukan penyelidikan. Tak membutuhkan waktu lama, pelaku ZA diamankan saat berada  di kediamannya,” ujar Donny.

Kepada petugas yang memeriksanya, tersangka ZA mengaku nekad mencuri sepeda motor karena perlu uang demi  membiayai sekolah anaknya.

Pelaku menerima uang senilai Rp500 ribu dari hasil penjualan sepeda motor. Uang tersebut kemudian digunakan untuk membeli hanphone belajar daring anaknya.

Untuk proses pengembangan, ZA kini diamankan di Mapolrestabes Medan. Sedangkan rekan pelaku yang sudah diketahui identitasnya masih dalalam pengejaran petugas,”imbuh Donny Pance.

Diketahui, awal Agustus lalu publik dibuat terhenyak dengan tindakan nekad Ajang (40) warga Kampung Cilelang, Desa Jati, Tarogong Kaler Kabupaten Garus Jawa Barat,  yang ditengarai mencuri ponsel tetangganya untuk memenuhi kebutuhan putrinya belajar daring (dalam jaringan). Atas pertimbangan kemanusiaan, korban mencabut laporannya di kepolisian setempat.

Kisah ini mengundang simpati Kajari Garut, Sugeng Hariadi, yang kemudian membelikan ponsel serta alat tulis kantot untuk putri Ajang. (Nur/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.