Naik Kereta Api Kini Wajib Punya Kartu Vaksin COVID-19

oleh -
Naik Kereta Api Kini Wajib Punya Kartu Vaksin COVID-19 persyaratan perjalanan
VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus dalam siaran pers menyebut, aturan baru bagi pengguna jasa transportasi KA ini berlaku mulai 13 Agustus 2021.

JAKARTA, REDAKSI – Adanya perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di berbagai daerah hingga 16 Agustus 2021, mengharuskan PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) menerapkan persyaratan perjalanan menggunakan jasa kereta api.

Aturan menggunakan KA terbaru mengacu pada Surat Edaran Satgas COVID-19 nomor 17 tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi COVID-19.

VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus dalam siaran pers menyebut, aturan baru bagi pengguna jasa transportasi KA ini berlaku mulai 13 Agustus 2021. Lebih rinci Joni Martinus memaparkan sejumlah syarat perjalanan menggunakan KA.

Jika menggunakan KA Jarak Jauh, penumoang menunjukkan kartu vaksin COVID-19 minimal dosis pertama. Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2×24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan. Pelanggan usia dibawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dengan KA.

BACA JUGA: Nah Lho, Berkunjung ke Malioboro Kini Harus Punya Kartu Vaksin

Kemudian ada syarat perjalanan menggunakan KA Lokal. Hanya berlaku bagi pekerja pada sektor esensial dan sektor kritikal yang dibuktikan dengan STRP atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan pemerintah daerah atau surat tugas dari pimpinan perusahaan.

Pelanggan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

Untuk memberikan kemudahan pelanggan dan mendukung program pemerintah dalam membentuk herd immunity, PT KAI menyediakan layanan vaksinasi gratis bagi pelanggan di 15 stasiun. Seperti Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Jember, Medan, dan Padang.

Hingga 11 Agustus 2021, KAI sudah melayani 25.026 orang yang melakukan vaksinasi di stasiun.

Joni mengatakan pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100%. Pada periode 3-9 Agustus, terdapat 2.201 pelanggan yang ditolak berangkat karena tidak sesuai persyaratan.

KAI mencatat jumlah pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal pada periode 3-9 Agustus sebanyak 124.353 pelanggan, dengan rata-rata pelanggan harian sebanyak 17.765 pelanggan.

Adapun jika dibandingkan dengan rata-rata pelanggan harian KA Jarak Jauh dan Lokal di bulan Juni 2021 yang sebanyak 86.514 pelanggan, pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal pada 3-9 Agustus turun hingga 79,4%.

Sebagai upaya bentuk penerapan protokol kesehatan salah satunya physical distancing, KAI hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Jarak Jauh dan 50% untuk KA Lokal. Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.(Siberindo/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.