Nah Lho, Gelar Konser Dangdut Wakil Ketua DPRD Tegal Terancam Dipidana

  • Whatsapp
Awi menyebut dugaan pidana dalam konser dangdut yang digelar Wasmad di Tegal
Sejumlah warga tidak mengenakan masker menyaksikan konser dangdut di Lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (23/9/2020).

JAKARTA, REDAKSI24.COM–Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyebut  ada dugaan pidana dalam acara konser dangdut yang digelar Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo, di lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (23/9).

“Pada kasus ini tentunya terlapor diduga telah melanggar Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan Pasal 216 Ayat 1 KUHP,” ujar Awi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat.

Bacaan Lainnya

Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan menyebutkan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan hingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana 1 tahun dan/atau denda paling banyak Rp100 Juta.

Sedangkan Pasal 216 Ayat 1 KUHP menyebutkan, barang siapa dengan sengaja tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut UU dipidana penjara paling lama 4 bulan 2 minggu atau pidana denda paling banyak Rp9.000.

BACA JUGA:Konser Musik dan Sejumlah Kegiatan Diharamkan Saat Kampanye Pilkada, Dasarnya Ini!

Menurut Awi, saat ini kasus konser dangdut tersebut tengah ditangani secara intensif oleh Polres Tegal Kota dan telah dilakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi.

“Kemarin sudah dibuatkan laporan informasi dan hari (Jumat)  ini ditingkatkan menjadi laporan polisi dan sudah dilakukan klarifikasi pemeriksaan terhadap 10 orang saksi,” ujar Awi.

BACA JUGA:Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Kutuk Penikaman Syekh Ali Jaber

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Wasmad Edi Susilo menggelar hajatan dengan konser dangdut yang dihadiri ribuan orang di lapangan Tegal Selatan, Kota Tegal pada Rabu (23/9) malam.

Pelaksanaan hiburan tersebut diduga tidak memperoleh izin dari kepolisian karena menghadirkan banyak orang dalam situasi pandemi covid-19.

Wasmad selaku penyelenggara acara telah menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak kepolisian setempat pada Kamis (24/9).(Fathur/Ant/Jaya)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.