Muspika Sumur Pandeglang Bersihkan Taman Edukasi

oleh -
taman edukasi Pandeglang
Muspika Sumur, Pandeglang, Banten, menggelar aksi bersih-bersih di Taman Edukasi yang kondisinya tidak terawat.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Setelah mendapatkan intruksi dari Bupati Pandeglang, Irna Narulita beberapa waktu lalu, jajaran Muspika Sumur menggelar aksi bersih-bersih kawasan Taman Edukasi di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Selasa (25/2/2020).

Sebelumnya, kawasan Taman Edukasi Sumur itu kondisinya kumuh dan dipenuhi rumput ilalang. Buakn itu saja, sejumlah sarana penunjang wisata di kawasan itu, sudah banyak yang rusak dan ilang.

Bupati Pandeglang pun, langsung mengintruksikan kepada Pejabat Binaan Wilayah (Binwil) dan pihak Kecamatan Sumur, untuk melakukan perawatan kawasan Taman Edukasi tersebut. Bahkan Bupati Pandeglang, sempat menyarankan agar tempat wisata itu dikelola agar bisa mendongkrak PAD dan ekonomi masyarakat.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kepala Desa (Kades) Sumber Jaya, Siti Wahyuni mengatakan, kegiatan bersih-bersih kawasan Taman Edukasi Sumur dilakukan secara bersamaan lintas sektoral yang ada di Kecamatan Sumur.

Mulai dari aparatur Desa Sumber Jaya, Polsek, Koramil, Kecamatan, para pengawas, Karang Taruna, Pemuda Pariwisata dan sejumlah pihak lainnya di Kecamatan Sumur yang peduli terhadap kebersihan kawasan wisata.

“Tadi kami bersih-bersih kawasan Taman Edukasi Sumur. Karena memang kondisi wisata taman itu telah dipenuhi rumput, makanya hari ini (Selasa) kami bersihkan supaya rapih dan banyak diminati wisatawan,” ungkap Wahyuni.

Menurutnya, terbengkalainya kawasan wisata Taman Edukasi Sumur tersebut, karena belum adanya pelimpahan asset ke Kabupaten Pendeglang dari pihak pelaksana. Namun dari pada tidak ada yang menangani dan kondisinya tetap kumuh, maka khawatir bangunan itu mubadjir dan tidak bermanfaat bagi warga sekitar.

“Karena itu, kami secara bersamaan turun tangan melakukan pemeliharaan kawasan supaya bisa dinikmati warga atau wisatawan,” katanya.

Saat ditanya bagaimana tanggapannya terkait saran Bupati Pandeglang agar bahwa kawasan wisata Taman Edukasi Sumur itu bisa dikelola BUMDes. Kades mengaku, bisa saja dilakukan. Namun harus ada pengalihan kewenangan terlebih dahulu.

“Bisa saja BUMDes bekerjasama dengan Karang Taruna, untuk mengelola wisata taman itu. Tapi harus ada pengalihan dulu, karena khawatir ketika kami kelola timbul permasalahan,” ujarnya.

BACA JUGA:

. Kadis Pariwisata Pandeglang Enggan Komentar Soal Taman Edukasi Sumur

. Taman Edukasi Sumur Pandeglang Kumuh Tak Terawat

. Soal Tambak Udang, Camat Sumur Surati Sejumlah Instansi Pemkab Pandeglang

Meski begitu, Siti Wahyuni juga menyarankan kepada Pemuda Pariwisata Sumur, pada setiap Hari Sabtu dan Minggu untuk mengadakan wisata kuliner di kawasan itu. Supaya kondisi wisata hidup dan bisa menarik wisatawan lain baik lokal maupun wisatawan manca Negara.

“Saya juga menyarankan agar ada aktivitas wisata kuliner di kawasan taman itu. Karena setiap hari libur banyak wisatawan yang datang, sehingga nantinya selian bisa menikmati wisata pantai para wisatawan juga bisa mampir dan menikmati Taman Edukasi itu,” ujarnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.