Musim Kemarau, Pemkab Pandeglang Keukeuh Tambah Luas Tanam

  • Whatsapp
Bupati Pandeglang, Banten Irna Narulita turun langsung membajak sawah sbagai upaya mengejar target TLT.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Musim kemarau yang saat ini terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Pandeglang, Banten, membuat para petani kesulitan untuk mengairi lahan pertaniannya. Imbasnya, musim tanampun menjadi terhambat.

Namun begitu, Pemkab Pandeglang, Banten, keukeuh pada musim kemarau ini terus berupaya untuk bisa mencapai target  Tambah Luas Tanam (TLT) seluas 10.092 hektar pertanian. Untuk itu, Pemkab Pandeglang meminta bantuan Kementrian Pertanian (Kementan) RI supaya bisa melakukan Upaya Khusus (Upsus), agar para petani bisa melakukan tanam padi dan target TLT tercapai.

Bacaan Lainnya

Melalui Upsus Kementan, yakni dengan cara memberikan bantuan pompa air kepada para petani, kini sebagian petani sudah bisa melakukan tanam padi. Salah satunya di wilayah Kecamatan Picung, Pandeglang. Selaim di wilayah Picung, Upsus tanam padi tersebut juga dilakukan di sejumlah kecamatan lain di Pandeglang.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, setiap tahun lahan persawahan di lokasi itu didiamkan saat musim kemarau. Namun ada Upaya Khusus dari Kementan, agar pada musim kemarau petani Pandeglang tetap bisa menanam padi.

“Tahun ini memang pertaruhan, agar bisa mencapai target TLT di musim kemarau yang sangat ekstrim ini. Melalui Upsus ini diharapkan TLT bisa tercapai,” ungkap Irna dalam acara gerakan percepatan olah lahan, tanah padi kemarau dan penanganan kekeringan di Desa Kadubera, Kecamatan Picung, Selasa (17/9/2019).

Irna mengaku, tak jauh dari lokasi persawahan terdapat sungai Cilember yang dapat ditarik airnya melalui pompa air yang diturunlan Kementan RI. “Pesawahan di Pandeglang ini rata-rata tadah hujan, ada sekitar 60 persen sawah tadah hujan itu. Maka dari itu, kami berterimakasih kepada pihak Kementan, karena dimusim kemarau ini petani bisa mengolah lahan keringnya,” kata Irna.

Di tempat yang sama, Kasi Iklim Ditjen Kementan RI, Diah Susilo mengaku, pihaknya akan terus berupaya dalam membantu petani agar selalu bisa mengolah lahan pertaniannya untuk bisa tanam dimusim kemarau. Dikatakannya, bantuan yang akan dilakukan tersebut akan diseauaikan dengan kondisi lahan dan kebutuhan petani.

“Jika ada sungai yang tidak jauh dari lahan pertanian, kami bantu petani dengan pompa air, supaya air sungai bisa disedot untuk mengairi sawah,” ujarnya. (Samsul Fatoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.