Musim Ikan Layur, Banyak Kapal Pandatang Masuk Perairan Pandeglang

  • Whatsapp
Perairan Pandeglang
Kapal-kapal nelayan dari berbagai daerah berdatangan ke peraiaran Pandeglang selama musim ikan layur.

PANDEGLANG, REDAKSI24.COM – Banyak kapal nelayan dari berbagai daerah di tanah air masuk ke perairan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten. Karena saat ini perairan Pandeglang tengah dipenuhi ikan layur.

Untuk menciptakan agar situasi di perairan Pandeglang tetap kondusif ditengah musim melimpahnya ikan layur, Balai Pelabuhan Perikanan Pantai Labuan (BP3L) Banten, melakukan pendataan terhadap kapal-kapal pendatang tersebut.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala BP3L Banten, Budi Sulastyo mengakui pihaknya tengah melakukan pendataan kapal nelayan dari luar Pandeglang yang ikut melakukan aktivitas penangkapan ikan di Perairan Pandeglang.  Mereka, kata Budi, diwajibkan lapor kepada instansinya.

“Kapal-kapal nelayan dari luar Pandeglang harus izin dulu ke kami ketika hendak melakukan aktivitas penangkapan ikan di Perairan Pandeglang,” ungkap Budi, Selaasa (10/3/2020).

Menurutnya, kapal-kapal nelayan dari luar daerah yang datang ke perairan laut Labuan itu diantaranya, dari Pelabuan Ratu dan Pangandaran Sukabumi, Jawa Barat dan kapal nelayan asal Pacitan Jawa Timur.

“Sudah ada sekitar 30 kapal nelayan pendatang. Maka unttuk memastikannya, kami terus melakukan pendataan,” katanya.

Selain harus punya izin dari BP3L, lanjut Budi, para nelayan dari luar juga harus memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah Pandeglang. Sebab para nelayan menangkap ikan di perairan Pandeglang.

“Memang biasanya setiap musim ikan layur banyak nelayan dari berbagai daerah melaut sampai perairan Pandeglang. Begitupun nelayan Pandeglang melaut hingga ke perairan daerah lain. Mereka juga harus memiliki izin dari instnasi daerah setempat,” ujarnya.

BACA JUGA:

. PDAM Tirta Berkah Pandeglang Perpanjang Promosi Pelanggan Baru

. Aparatur Desa di Pandeglang Bisa Dapat Jaminan Kesehatan dan Kematian

. Cegah Corona, Dokter Lintas Batas Luncurkan Pos Yandu Remaja di Pandeglang

Budi menyebut, kapal-kapal nelayan dari luar daerah tersebut datang ke Pandeglang melalui jalur darat. Kapal-kapal mereka dimobilisasi dengan menggunakan truk. “Kami tidak ingin ada masalah antar nelayan. Maka kami data, dan harus berizin supaya lebih tertib lagi,” tuturnya.

Budi menyatakan tidak ada pelanggaran bagi nelayan dari luar Pandeglang untuk ikut menangkap ikan di Perairan Pandeglang. Namun untuk lebih tertib dan mengantisipasi terjadinya perselisihan, mereka harus menempuh prosedur perizinan di BP3L.

“Sudah tiga hari ini kapal nelayan dari luar datang ke Pandeglang berdatangan ke Pandeglang karena saat ini sedang musim ikan layur,” tandasnya. (Samsul Fathoni/Difa)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.